Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43157
Title: Penyelesaian sengketa waris melalui mediasi (studi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2017)
Authors: Ahmad Dzakiyyuddin Mukhtar
Advisors: A. Juani Syukri
Keywords: penyelesaian;sengketa waris;mediasi;Pengadilan Agama
Issue Date: 24-Sep-2018
Publisher: Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah
Abstract: Skripsi ini dibuat bertujuan untuk mengetahui tentang penyelesaian sengketa waris pada proses mediasi, seberapa berhasil proses mediasi dalam menyelesaikan sengketa waris dan cara yang digunakan dalam memediasi sengketa waris di Pengadilan Agama Jakarta Selatan Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan menekankan pada kualitas objek yang diteliti dengan metode deskriptif pada subjek yang terkait dalam penelitian. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dengan melihat fenomena sosial yang tampak aspek hukumnya. Sumber data yang diperoleh melalui studi kepustakaan yang didukung dengan wawancara kepada mediator selaku pihak ketiga dalam memediasi para pihak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Hasil Penelitian dapat diketahui bahwa penyebab dari sengketa waris di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tahun 2017 disebabkan karena; Pertama, serakahnya ahli waris terhadap harta warisan. Kedua, kurangya pengetahuan ahli waris dalam membagi harta waris. Ketiga, objek waris yang dijual melebihi dari bagian yang diperoleh. Keempat, harta waris yang ditinggalkan oleh pewaris tidak segera dibagikan oleh ahli waris setelah pewaris meninggal dunia. Kelima, banyaknya objek harta warisan dan terletak diberbagai tempat, bahkan juga terletak diberbagai kota. Keenam, perbedaan penentuan bagian antara ahli waris. Ketujuh, pemberian hibah dari pewaris kepada ahli waris akan tetapi ahli waris yang lain tidak menyetujui hibah tersebut. Faktor yang mendukung dalam proses mediasi sengketa waris di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tahun 2017, terdiri dari Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat, adapun Faktor Pendukung antaralain; Pertama, aturan tentang mediasi yang sudah jelas. Kedua, adanya fasilitas/ruang mediasi. Ketiga, kasus dan subjek warisnya jelas. Keempat, para pihak aktif dalam melaksanakan mediasi. Kelima, Adanya itikad baik dari para pihak. Sementara itu, Faktor Penghambat antara lain; Pertama, karakter para pihak. Kedua, para pihak tidak berkeinginan untuk berdamai. Ketiga, para pihak tidak menginginkan proses mediasi. Penyelesaian sengketa waris melalui mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan terdapat 2 (dua) cara antaralain; Pertama, dengan prosentase. Kedua, dengan kesepakatan pembagian
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43157
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
AHMAD DZAKIYYUDDIN MUKHTAR-FSH.pdf6.02 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.