Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42902
Title: Fungsi keluarga pada pengasuhan anak terlantar di Yayasan Sayap Ibu Jakarta
Other Titles: --
Authors: Farihatul Fajriyah
Advisors: Arief Subhan
Keywords: Panti unit Cirendeu;Panti unit Barito
Issue Date: 22-Jan-2013
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah
Series/Report no.: --;--
Abstract: Anak telantar adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya, baik secara rohani, jasmani maupun sosial. Anak telantar tidak mendapatkan pengasuhan dari keluarga maupun kerabatnya, sehingga tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu anak telantar membutuhkan pengasuhan di Panti Sosial. Panti Sosial yang menjalankan pengasuhan harus menjalankan fungsi keluarga, karena panti sosial adalah lembaga yang berfungsi sebagai pengganti orang tua atau keluarga. Bila fungsi keluarga terpenuhi maka akan terpenuhi pula kebutuhan dan hak pada anak terlantar. Salah satu lembaga tertua di Jakarta yang memberikan pelayanan pada anak telantar adalah Yayasan Sayap Ibu Jakarta. Untuk itu penulis tertarik meneliti bagaimana fungsi keluarga pada pengasuhan anak telantar di YSI Jakarta? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui fungsi keluarga pada pengasuhan anak telantar di YSI Jakarta. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pndekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Untuk mendapatkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Dalam mendapatkan data, penulis memiliki beberapa informan, diantaranya Ketua Umum, Ketua II, Koordinator Bidang Perawatan, serta para pengasuh. Berdasarkan hasil penelitian ini, fungsi keluarga di unit Barito kurang tercapai, terdapat lima fungsi yang kurang berjalan secara optimal seperti fungsi agama, cinta kasih, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Sedangkan fungsi keluarga di unit Cirendeu terdapat tiga fungsi yang belum berjalan dengan baik, yaitu fungsi cinta kasih, ekonomi dan pendidikan. Meskipun Panti unit Cirendeu belum mencapai fungsi keluarga secara keseluruhan, namun berjalan lebih baik dari Panti unit Barito. Salah satu faktor pencapaian fungsi keluarga yang baik dari unit Cirendeu adalah penggunaan pengasuhan berbasis keluarga. Dimana pengasuh adalah pasangan suami isteri yang berperan sebagai orang tua bagi anak asuh di Cirendeu dalam mengasuh, dan membimbing anak. Dengan pengasuhan berbasis keluarga anak bukan saja mendapatkan pengasuhan namun juga mendapatkan figur ibu dan ayah dalam sebuah struktur keluarga. Tercapainya fungsi Keluarga pada pengasuhan dapat membuat tumbuh kembang, serta kebutuhan dan hak anak terlantar terpenuhi dengan baik.
Description: x, 82 hlm,; 26 Cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42902
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
FARIHATUL FAJRIYAH-FDK.pdf1.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.