Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42615
Title: Penerapan bimbingan islam melalui metode halaqah pada pengajian al-qalam Curug Sawangan Depok
Other Titles: --
Authors: Ali Alatas
Advisors: Nasichah
Keywords: pidato dan taushiyah;murabbi (pembimbing)
Issue Date: 10-Mar-2009
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah
Series/Report no.: --;--
Abstract: Hal utama yang harus dilakukan oleh umat Islam pada saat ini adalah berupaya semaksimal mungkin kembali kepada ajaran Islam, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, kerabat terdekat dan selanjutnya adalah terbentuknya masyarakat Islami. Salah satu caranya adalah membentuk kepribadian yang sesuai dengan ajaran Islam. Bukanlah hal mudah dalam membentuk kepribadian seseorang tanpa adanya sebuah sarana yang intensif serta didukung oleh metode yang tepat. Rasulallah SAW telah memberikan contoh dengan memerankan dirinya dengan sukses sebagai seorang pembimbing dalam membentuk kepribadian yang sesuai dengan ajaran Islam. Dari tangan beliau lahir sosok-sosok pribadi mukmin baru yang kelak dicatat dalam tinta emas sejarah peradaban baru Islam. Mereka adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, ‘Ali bin Abi Thalib, Mush’ab bin Umair, Abdurrahman bin Auf, Bilal bin Rabbah, Khadijah binti Khualid, Ummu Sulaim, sampai Aisyah binti Abu Bakar. Hal tersebut beliau lakukan dengan memberikan pengajaran secara intensif pada kelompok-kelompok kecil yang disebut dengan halaqah (lingkaran). Saat ini halaqah telah dikenal dikalangan umat Islam, terutama bagi para aktivis politik partai PKS sebagai wadah pengkaderan. Sebutan halaqah telah dikenal meskipun dengan sebutan yang berbeda-beda. Salah satu tujuan halaqah yaitu membentuk pribadi Islami yang yang sesuai dengan ajaran Islam. Dengan demikian pengajaran yang dilakukan pada metode ini bukanlah sekedar “transfer knowlage” atau penyampaian ilmu agama Islam saja, akan tetapi di dalamnya terdapat tuntutan pengamalan dari meteri yang telah disampaikankan oleh murabbi (pembimbing/guru). Inilah yang membedakan antara metode halaqah dengan metode tabligh (pidato/ceramah). Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui tentang penerapan bimbingan Islam yang dilakukan dengan menggunakan metode halaqah dalam membentuk kepribadian yang Islami. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dan tertulis dengan menggunakan informasi dari orang yang terlibat dalam objek penelitian. Sedangkan alat pengumpul data yang digunakan adalah interview, observasi dan partisipasi aktif. Metode yang digunakan dalam menerapkan bimbingan Islam melalui metode halaqah adalah metode tilawah (membaca Al-Qur’an), pidato dan taushiyah (pidato yang dilakukan oleh peserta dan pembimbing halaqah), metode pembiasaan seperti melakukan ibadah harian, pusa sunah, tilawah Al-Qur’an, dan lain sebagainya. Selain itu metode keteladan seperti murabbi (pembimbing) lebih dahulu mengaktualisasikan dirinya dengan nilai-nilai keislaman.
Description: v, 68 hlm,; 29 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42615
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ALI ALATAS-FDK.pdf1.36 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.