Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42363
Title: Formulasi kaolin facial wash dengan variasi konsentrasi sodium laurileter sulfat (sles) dan uji daya bersihnya terhadap bakteri penyebab jerawat (propionibacterium acnes)
Authors: Elsa Melian
Advisors: Yuni Anggraeni
Keywords: Kaolin;Kaolin facial wash;SLES;uji swab;Propionibacterium acnes
Issue Date: Aug-2018
Publisher: Jakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah
Abstract: Kaolin memiliki kemampuan yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan facial wash, mulai dari daya adsorbennya terhadap bakteri, virus, partikel kecil (debu, kotoran), serta minyak di kulit, hingga nilai estetika yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasi kaolin facial wash dengan memvariasikan konsentrasi sodium laurileter sulfat (SLES) (7,5%, 10%, dan 15%) dan untuk mengetahui daya bersihnya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Pada penelitian ini, formulasi dilakukan dengan membuat 3 formula yang memvariasikan konsentrasi SLES, yang di setiap formula mengandung 15% kaolin. Formula tersebut diantaranya, F1 (SLES 7,5%), F2 (SLES 10%), dan F3 (SLES 15%). Formula yang menunjukkan karateristik terbaik dari hasil evaluasi fisik (organoleptis, pH, viskositas, tinggi dan stabilitas busa, homogenitas, daya bersih terhadap noda lipstik, hedonik, dan stabilitas fisik) akan dilanjutkan ke tahap pengujian daya bersihnya terhadap Propionibacterium acnes di kulit. Hasil kaolin facial wash variasi konsentrasi SLES menunjukkan bahwa variasi konsentrasi SLES berpengaruh secara nyata terhadap pH, viskositas, tinggi dan stabilitas busa, daya bersih terhadap noda lipstik, dan stabilitas fisik. Berdasarkan penelitian, F2 memberikan karakteristik facial wash terbaik karena hasil parameter pengujian yang dilakukan telah memenuhi standar dan tidak menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan sediaan. Oleh sebab itu, F2 dipilih untuk dilakukan pengujian daya bersihnya terhadap Propionibacterium acnes menggunakan uji swab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaolin facial wash konsentrasi SLES 10% efektif untuk membilas sebagian besar bakteri Propionibacterium acnes yang terbalur di permukaan kulit karena hasil uji swab terhadap sampel (F2) memiliki hasil dengan jumlah koloni ≤ 20 CFU/cm2 dan sangat mendekati dengan hasil kontrol positif (pond’s facial wash antibacterial with herbal clay) dibandingkan dengan kontrol negatif (aquadest).
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42363
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Elsa Melian-FIKES.pdf5.39 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.