Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42345
Title: Wacana Kekerasan Seksual Di Dunia Akademik Pada Media Online
Other Titles: --
Authors: Siti Amira Hanifah
Advisors: Ade Rina Farida
Keywords: Tariq Ramadan, Kekerasan Seksual di Dunia Akademik;Tariq Ramadan, Kekerasan Seksual di Dunia Akademik
Issue Date: 12-Oct-2018
Publisher: Fakultas Ilmu dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Wacana Kekerasan Seksual di Dunia Akademik pada Media Online Tariq Ramadan, seorang Intelektual Islam tersandung kasus pelecehan seksual yang melibatkan empat mahasiswinya. Kasus ini terkuak lantaran salah satu penyintas, Henda Ayari menjadi pemberitaan setelah beliau bersuara mengenai apa yang menimpa dirinya. Hal ini memicu tiga penyintas lainnya mengungkapkan kejadian tersebut melalui sebuah gerakan di media sosial yaitu tagar MeToo. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah wacana kekerasan seksual di dunia akademik diproduksi oleh media daring Tirto.id? Penelitian ini menggunakan pisau analisis Teun A Van Dijk yang melihat analisis wacana tidak hanya sebatas analisis teks saja namun juga analisis sosialnya. Analisis sosial sendiri terdiri dari kognisi sosial dan konteks sosial. Selain itu penelitian ini juga menggunakan teori perspektif naratif Walter Fisher. Peneliti menggunakan teori tersebut untuk melihat penilaian dan pertibangan suatu cerita yang didasarkan oleh konsistensi dan kebenarannya. Paradigma dan pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah paradigma konstruktivis dan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini memusatkan perhatian pada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan sebuah makna dari gejala-gejala sosial di dalam masyarakat. Untuk mendapatkan data secara menyeluruh, pengumpulan data tersebut melalui dokumentasi berita Tariq Ramadan dan Kekerasan Seksual di Dunia Akademik pada Tirto.id dan teknik wawancara dengan pihak terkait. Berdasarkan hasil analisis teks, kognisi sosial, dan konteks sosial dalam pemberitaan Tariq Ramadan dan Kekerasan Seksual di Dunia Akademik, Tirto.id mewacanakan kasus tindak kekerasan seksual merupakan kejahatan yang melibatkan mendominasi para penyintas untuk bungkam. Adanya relasi kuasa tersebut direpresentasikan oleh regulasi yang tidak memberikan pembelaan yang adil dan berpihak pada penyintas. Hal ini diperburuk dengan stigma masyarakat yang menghakimi penyintas jauh lebih besar dibandingkan pelaku kekerasan seksual. Wacana ini muncul di kalangan masyarakat dengan pandangan bahwa hal tersebut adalah aib bagi penyintas. Namun di sisi lain wacana ini berkembang di masyarakat dengan adanya momentum kemunculan gerakan tagar Me Too di media sosial. Gerakan #MeToo merupakan bentuk dukungan kepada para penyintas kekerasan seksual untuk berani mengungkap kasus kekerasan seksual yang mereka alami. Kata Kunci : Tariq Ramadan, Kekerasan Seksual di Dunia Akademik
Description: iv, 98 hlm,; 26 Cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42345
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SITI AMIRA HANIFAH-FDK.pdf1.57 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.