Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42341
Title: Framing Pemberitaan Dugaan Penistaan Agama Oleh Sukmawati Soekarnoputri (Analisis Komparasi Pada Media Online Republika.Co.Id Dan Kompas.Com)
Other Titles: --
Authors: Hazhiyah Rif’at Fathaniyah
Advisors: Siti Nurbaya, M.Si
Keywords: Puisi, Kontroversi, Penistaan Agama;Framing, Republika Online, Kompas.com
Issue Date: 20-Aug-2018
Publisher: Fakultas Ilmu dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Hazhiyah Rif’at Fathaniyah FRAMING PEMBERITAAN DUGAAN PENISTAAN AGAMA OLEH SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI (Analisis Komparasi Pada Media Online Republika.co.id dan Kompas.com) Puisi berjudul Ibu Indonesia karya Sukmawati Soekarnoputri ramai menjadi sorotan di media massa lantaran puisi yang disampaikan dinilai mengandung unsur penistaan terhadap azan dan cadar. Puisi tersebut dibacakan terbuka oleh Sukmawati dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya, di Jakarta Convention Center (JCC). Akibat dari perbuatannya, Sukmawati dilaporkan atas dugaan penistaan agama berdasarkan pasal 156 A KUHP. Meski peristiwa yang diliput adalah kasus yang sama, setiap media massa akan menggunakan kerangka dan sudut pandang tertentu untuk memahami realitas sosial, termasuk yang dilakukan media Republika Online dan Kompas.com yang aktif memberitakan peristiwa tersebut. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, timbul pertanyaan mengenai bagaimana media Republika Online dan Kompas.com membingkai pemberitaan dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri? Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan paradigma kontruktivis. Metode analisis yang digunakan adalah framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil analisis menunjukan Republika Online dan Kompas.com melakukan pembingkaian berbeda dalam memberitakan kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri. Dalam meberitakan kasus ini Republika Online mendesak agar Sukmawati dapat diproses hukum karena telah melanggar pasal 156a KUHP, tentang penodaan agama. Sedangkan pembingkaian yang dilakukan Kompas.com cenderung berimbang karena menampilkan berita dari sisi pro dan kontra. Kata Kunci: Puisi, Kontroversi, Penistaan Agama, Framing, Republika Online, Kompas.com
Description: viii, 92 hlm,; 26 Cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/42341
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
HAZHIYAH RIF AT FATHANIYAH-FDK.pdf2.43 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.