Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41821
Title: Evaluasi dampak program bantuan rumah dinas tata Kota Tangerang Selatan untuk keluarga berumah tidak layak huni di Kampung Sentul Ciater
Other Titles: --
Authors: Doni Romdoni
Advisors: Ahmad Zaky
Keywords: segi akuntabilitas;kriteria kelayakan hunian
Issue Date: 4-Dec-2013
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah
Series/Report no.: --;--
Abstract: Ketidaklayakan sebuah hunian merupakan hal yang mencerminkan bahwa masyarakat masih hidup dalam garis kemiskinan. Pemerintah khususnya Tangerang Selatan melalui Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman melaksanakan program bantuan rumah untuk keluarga berumah tidak layak huni dengan konsep rumah sederhana dan sehat di Kampung Pondok Sentul, Ciater, Tangerang Selatan. Manfaat dari program ini adalah untuk mengurangi angka ketidaklayakan hunian, meningkatkan angka perumahan layak huni, mengurangi ketimpangan sosial dan program ini berdampak pada meningkatnya kesehatan para penerima manfaat. Evaluasi dampak bantuan rumah untuk keluarga berumah tidak layak huni di Kampung Pondok Sentul Ciater Tangerang Selatan merupakan sebuah penilaian terhadap hasil dan dampak terhadap program, dimana program ini menitikberatkan pada proses perbaikan rumah penerima manfaat. Adapun metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara kepada empat keluarga penerima manfaat, dua orang tetangga penerima manfaat serta satu pelaksana program yang mewakili pelaksana program lainnya. Pada teknik pemilihan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Dalam menguji data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data. Hasil dari evaluasi dampak program yang peneliti lakukan ini, pertama peneliti menelaah dari segi standar kelayakan hunian dan standar rumah sehat. Dampak yang dirasakan oleh penerima manfaat yaitu dari segi kondisi bangunan, yaitu kondisi fisik bangunan yang cukup sesuai dengan standar kelayakan hunian seperti kuatnya bangunan pondasi bawah, tengah dan atas. Dari segi kriteria rumah sehat, ketersediaan MCK yang baik di dalam rumah, adanya ventilasi sebagai sarana udara masuk ke dalam rumah serta tersedianya jendela agar cahaya masuk ke dalam rumah telah cukup terpenuhi. Dampak lain yang penerima manfaat rasakan yaitu dari segi kesehatan, contohnya, penerima manfaat tidak lagi mengalami diare karena telah tersedianya fasilitas MCK yang lebih layak di dalam rumah, perubahan lainnya dari segi spiritual seperti ketenangan dalam melakukan beribadah tanpa rasa khawatir dengan kondisi rumah serta meningkatnya status sosial penerima manfaat. Dari segi transparansi dan akuntabilitas. Peneliti menilai bahwa program bantuan rumah untuk keluarga berumah tidak layak huni kurang transparan, peneliti mendapatkan akses informasi dari penerima manfaat, pejabat setempat dan dari pelaksana program. Namun, pelaksana program tidak dapat memberikan akses informasi mengenai RAB program, sehingga hal ini menjadi kekurangan tersendiri. Dari segi akuntabilitas, program ini dapat dikatakan cukup bertanggung jawab dengan dengan terlihatnya kesesuaian antara kriteria kelayakan hunian dan rumah sehat seperti yang telah dijelaskan oleh peneliti sebelumnya.
Description: x, 90 hlm,; 29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41821
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
DONI ROMDONI-FDK.pdf2.54 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.