Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41612
Title: Analisis framing berita penghapusan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI/SBI) Pada Harian Republika Edisi Januari 2013
Other Titles: --
Authors: Saiful Munir
Advisors: Ade Rina Farida
Keywords: Uji Materi RSBI/SBI;Framing, Konstruksi Sosial.
Issue Date: Jul-2013
Publisher: Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah
Series/Report no.: --;--
Abstract: Media massa kembali ramai dengan pemberitaan polemik yang mewarnai dunia pendidikan di Indonesia. Persoalan ini muncul setelah dikabulkannya uji materi Pasal 50 ayat 3 UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjadi dasar hukum pendidikan bertaraf intertnasional oleh Mahkamah Konstitusi, 8 Januari 2013. Headline, berita, bahkan tajuk rencana membahas kembali kondisi pendidikan di Indonesia. Isu ini menjadi isu utama, termasuk oleh Harian Republika. Dengan latar belakang di atas, maka timbul pertanyaan dari penulis, bagaimana Harian Republika membingkai penghapusan RSBI/SBI dalam beritanya selama bulan Januari 2013? Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian konstruktivis dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, penelitian ini menggunakan metode analisis framing Robert Entman yang membagi bingkai sebuah wacana ke dalam empat elemen; problem identification (peristiwa dilihat sebagai apa), causal interpretation (siapa penyebab masalah), moral evaluation (penilaian penyebab masalah), dan treatment recommendation (saran penanggulangan masalah). Teori Konstruksi Sosial atas Realitas milik Peter L. Berger dan Thomas Luckman menjadi teori dalam penelitian ini. Berger dan Luckman menyebutkan bahwa realitas dibentuk oleh realitas objektif dan realitas subjektif. Realitas objektif terbentuk dari pengalaman di luar indifidu dan dianggap sebagai kenyataan. Proses penyerapan kembali realitas objektif tersebut menghasilkan realitas yang disebut dengan realitas subjektif. Dalam realitas subjektif, realitas tersebut menyangkut makna, interpretasi, dan hasil relasi antara individu dengan objek. Berdasarkan teori tersebut, maka teks yang ada di media massa merupakan hasil konstruksi dari si pembuat teks tersebut. Harian Republika menggunakan beritanya untuk mengidentifikasi kasus ini ke dalam ranah tertentu, menuding aktor penyebab masalah, mengevaluasi moral atas kasus ini, dan juga menawarkan solusi atas kasus tersebut. Dengan begitu, penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Harian Republika mengemas kasus ini sebagai masalah hukum yang menjadi dasar praktik RSBI/SBI. Aktor penyebab masalah adalah pemerintah Indonesia (Kementerian Pendidikan) yang masih membolehkan pungutan terhadap wali murid eks RSBI/SBI. Pendidikan berkualitas dan dibiayai oleh negara merupakan solusi utama yang ditawarkan Harian Republika atas kasus ini. Kata kunci: Uji Materi RSBI/SBI, Framing, Konstruksi Sosial.
Description: x, 92 hlm,; 29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41612
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SAIFUL MUNIR-FDK.pdf4.07 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.