Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41296
Title: Peran Pekerja Sosial Dalam Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan Seksual Di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) “Melati” Kabupaten Karawang
Other Titles: --
Authors: Kartika Al Ashzim
Advisors: Siti Napsiyah
Keywords: Peran Pekerja Sosial, Pendamping sosial,;LK3, Anak Korban Kekerasan
Issue Date: 6-Jul-2018
Publisher: Fakultas Ilmu dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Kartika Al Ashzim. Peran Pekerja Sosial Dalam Pendampingan Psikososial Anak Korban Kekerasan Seksual Di Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) “Melati” Kabupaten Karawang Anak merupakan cikal bakal lahirnya generasi penerus yang akan menentukan nasib bangsa. Saat ini banyak anak yang tidak mendapatkan apa yang menjadi haknya. Dengan begitu sering terjadinya kekerasan terhadap anak yang terjadi baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun di tempat umum menjadi perhatian lebih untuk dapat melindungi anak dari tindak kekerasan, baik kekerasan fisik, psikis maupun seksual. Hal tersebut menjadi latar belakang mengapa penelitian ini penting dilakukan, yaitu untuk memahami bagaimana tahapan pendampingan yang dilakukan oleh pekerja sosial LK3 “melati”? dan bagaimana peran pekerja sosial dalam mendampingi anak korban kekerasan seksual di LK3 “melati”? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan situasi tertentu berdasarkan data yang diperoleh di lapangan secara terperinci. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi langsung di LK3 “Melati” Kabupaten Karawang, serta penelitian kepustakaan yakni memperoleh data ilmiah dan akurat yang bersumber dari buku-buku, artikel dan jurnal yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Dalam pemilihan informan penulis menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pekerja sosial LK3 “melati” melakukan pendampingan dengan cara konseling serta terapi psikososial. Sehingga tahapan pendampingan yang dilakukan yaitu memakai tahapan konseling. Terapi psikososial yang digunakan berupa terapi berpusat pada klien dan terapi perilaku-kognitif. Pekerja sosial LK3 “Melati” menggunakan pendekatan secara mikro yang merujuk pada keahlian pekerja sosial dalam menangani permasalahan yang dihadapi oleh individu. Adapun metode yang diterapkan oleh pekerja sosial LK3 “Melati” adalah metode casework untuk individu serta groupwork dituju untuk ke keluarganya. Dari ketujuh peran pekerja sosial menurut Zastrow, pekerja sosial di LK3 “Melati” lebih menggunakan peran sebagai konselor dalam melakukan pendampingan psikososial terhadap anak korban kekerasan seksual. Keyword: Peran Pekerja Sosial, Pendamping sosial, LK3, Anak Korban Kekerasan
Description: ix, 139 hlm,; 29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41296
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
KARTIKA AL ASHZIM-FDK.pdf19.8 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.