Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41229
Title: Kebijakan Luar Negeri Jerman Terhadap Pengungsi Suriah Tahun 2015
Authors: Marniza Fitri
Advisors: Irfan R. Hutagalung
Keywords: Jerman, Suriah, Kebijakan Luar Negeri, Open Door Policy, Pengungsi, Perang Saudara, Eropa, Kepentingan Nasional.
Issue Date: 23-Dec-2016
Publisher: FISIP UIN Jakarta
Abstract: Skripsi ini memaparkan tentang Kebijakan Luar Negeri Jerman terhadap Pengungsi Suriah tahun 2015. Kebijakan luar negeri Jerman terhadap pengungsi (Open Door Policy) merupakan salah satu bentuk respon yang dilakukan Jerman terkait krisis pengungsi yang terjadi di wilayah Eropa. Penyebab hadirnya pengungsi di wilayah Eropa salah satu diantaranya yaitu melarikan diri dari negaranya untuk memperoleh perlindungan karena memiliki rasa tidak aman di negara asal mereka. Sebagian besar pengungsi yang masuk ke Eropa ialah pengungsi yang berasal dari negara Suriah. Perang saudara yang terjadi di Suriah sejak tahun 2011 sampai 2014 telah memakan 22.000.000 korban jiwa, sehingga membuat warga Suriah melarikan diri untuk mencari tempat yang aman untuk berlindung. Akibat perang yang tak kunjung usai tersebut memberikan dampak tersendiri bagi negara tetangga Suriah dan wilayah Eropa. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan tentang mengapa Jerman mengeluarkan kebijakan luar negeri terkait pengungsi yang berbeda dengan Negara-negara Eropa lainnya. Skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara meninjau pustaka. Skripsi ini menggunakan Konsep Kebijakan Luar Negeri, Kepentingan Nasional, dan Pengungsi. Terdapat dua faktor dalam merumuskan kebijakan luar negeri menurut K.J. Holsti yaitu, faktor domestik dan faktor eksternal.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41229
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MARNIZA FITRI-FISIP.pdf9.85 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.