Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40953
Title: Riwayat Al-Syafi’ī dalam Pandangan Al-Bukhāry
Other Titles: Riwayat Hadi Imam Al-Syafi’ī dalam Pandangan Al-Bukhāry
Authors: Abdul Hakim Wahid
Keywords: Research Subject Categories::LAW/JURISPRUDENCE;Research Subject Categories::HUMANITIES and RELIGION::Religion/Theology
Issue Date: Oct-2017
Publisher: REFLEKSI Journal
Series/Report no.: Volume 15;1
Abstract: al-Bukhāry berpendapat bahwa jalur periwayatan hadis yang paling terpercaya adalah yang menggunakan jalur Malik bin Anas dari Nafi’ dari Ibn Umar, dan Imam al-Shāfi’iy adalah murid imam Malik yang paling Masyhur. Akan tetapi muncul sebuah pertanyaan mengapa al-Bukhāry tidak meriwayatkan hadis dengan jalur al-Shāfi’iy, sehingga memunculkan persangkaan bahwa ia adalah seorang yang lemah dalam periwayatan hadis, meskipun semua itu tidak menurunkan martabat al-Shafi’iy sebagai ahli ḥadīth dan tidak pula menjadikan riwayatnya dihukumi ḍā’īf di kalangan pengikut madzhabnya. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apa penyebab imam al-Bukhāry tidak meriwayatkan ḥadīth-ḥadīth melalui jalur imam al-Shafi’iy dari Imam Malik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ternyata al-Bukhāry juga meriwayatkan beberapa ḥadīth yang juga diriwayatkan oleh al- Shafi’iy dengan matan dan jalur yang sama. Karena itu orang yang menganggap bahwa al-Shāfi’iy itu ḍa’īf, maka anggapan itu adalah salah besar sebagaimana jika ada yang mengatakan bahwa perawi thiqah (yang terpercaya) hanyalah mereka yang terdapat dalam kutub sittah saja.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40953
ISSN: : 0215 6253
Appears in Collections:Pre Print

Files in This Item:
File SizeFormat 
REFLEKSI Volume 15, Nomor 1, Oktober 2017- Abdul Hakim Wahid.pdf307.39 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.