Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40261
Title: Analisis Perbandingan Pemberitaan Penolakan Kampanye Ahok-Djarot Pada Harian Republika Dan Harian Kompas
Authors: Melati Anggraini
Advisors: Ade Rina Farida
Keywords: Framing, Berita, Penolakan;Warga, dan Kampanye
Issue Date: May-2017
Publisher: Jakarta : Fakultas Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Universitas Syarif Hidayatullah
Abstract: Analisis Perbandingan Pemberitaan Penolakan Kampanye Ahok- Djarot Pada Harian Republika dan Harian Kompas Media massa kembali ramai dengan pemberitaan penolakan kampanye Ahok-Djarot. Persoalan ini muncul setelah Ahok telah diduga melakukan penistaan agama pada saat di kepulauan seribu, pasangan Ahok-Djarot ini terlibat dalam masalah yang berkaitan dengan hukum dan agama. Sehingga, ketika ingin berkampanye ada sekelompok warga yang tidak suka dengan kedatangannya sehingga melakukan penolakan. Isu terkait pemberitaan penolakan kampanye menjadi perhatian media massa, tidak terkecuali Harian Republika dan Harian Kompas. Berdasarkan konteks diatas, muncul perumusan masalah dalam penelitian ini. Adapun rumusan masalahnya ialah bagaimana framing pemberitaan penolakan kampanye Ahok-Djarot dalam model Robert N. Entman pada harian Republika dan harian Kompas, bagaimana perbedaan framing pemberitaan penolakan kampanye Ahok-Djarot dalam model Robert N. Entman pada harian Republika dan harian Kompas. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian konstruktivis dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Robert Entman yang membagi bingkai sebuah wacana kedalam empat elemen; Problem Indentification (Peristiwa dilihat sebagai apa), causal interpretation (siapa penyebab masalah), moral evaluation (penilaian penyebab masalah), dan treatment recommendation (saran penanggulangan masalah). Teori Konstruksi Sosial atas Realitas milik Peter L. Berger dan Thomas Luckman menjadi teori dalam penelitian ini. Berger dan Luckman menyebutkan bahwa realitas dibentuk oleh realitas objektif dan subjektif. Realitas objektif terbentuk dari pengalaman di luar individu dan dianggap sebagai kenyataan. Proses penyerapan kembali realitas objektif tersebut menghasilkan realitas yang disebut dengan realitas subjektif. Dalam realitas subjektif, realitas tersebut menyangkut makna, interpretasi, dan hasil relasi antara individu dengan objek. Berita penolakan kampanye Ahok-Djarot, Harian Republika melihat kasus pemberitaan penolakan yang dilakukan oleh sekelompok warga, harian Republika memilih untuk berimbang dengan kasus penolakan dalam satu sisi terlihat dalam narasumber yang harian Republika angkat. Sedangkan harian Kompas melihat pemberitaan penolakan terhadap pasangan calon sebagai masalah hukum yang harus diterapkan oleh Bawaslu, penggunaan istilah/melibatkan fenomena penistaan agama yang sebenarnya tidak ada relevansinya. Keyword: Framing, Berita, Penolakan, Warga, dan Kampanye.
Description: viii, 110 hlm,; 29 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40261
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MELATI ANGGRAINI-FDK.pdf4.5 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.