Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38267
Title: Humor sebagai teknik Amar Makruf Nahi Mungkar dalam film Insyaallah Sah
Other Titles: --
Authors: Nur Azhima
Advisors: Rulli Nasrullah
Keywords: emiotika, Amar Makruf Nahi Mungkar;film InsyaAllah Sah
Issue Date: Oct-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Perintah Amar Makruf Nahi Mungkar adalah kewajiban bagi seluruh umat. Melalui film ini yang mengandung fungsi entertaint (hiburan), amar makruf nahi mungkar dikemas dengan drama komedi sehingga masyarakat selaku penonton akan terhibur ketika melihat film tersebut, sehingga unsur aktifitas dakwah mempermudah masuknya informasi atau pesan yang ingin disampaikan. Dan ada pepatah mengatakan perhatikan apa yang dikatakan bukan memerhatikan siapa yang mengatakan. Pernyataan tersebut mengindikasikan siapapun mempunyai peluang untuk menyampaikan kebaikan sesuai Al-Qur’an dan hadits. Dalam Film InsyaAllah Sah ini menampilkan sebuah komedi yang mempunyai pesan moral Islami. Film ini mencoba memvisualisasikan sosok Raka Jaka Sasmita dengan menjalankan aktivitas amar makruf nahi mungkar (perintah kepada kebaikan larangan dari kemunkaran). Berdasarkan latar belakang diatas, penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut: Bagaimana penanda, mitos, ideologi dan narasi pemaknaan aktivitas amar makruf nahi mungkar dalam film InsyaAllah Sah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif dan paradigma kritis, Objek penelitian ini adalah film. Sedangkan unit analisisnya adalah potongan gambar dan dialog yang terdapat di dalam film yang berkaitan dengan rumusan masalah penelitian. Kemudian, data dianalisis dengan model semiotika Roland Barthes yaitu dengan cara mencari unsur Denotative dan Conotative serta menggunakan tabulasi analisis film Steve Campsall sebagai pelengkap dari unsur-unsur film Hasil penelitian film “InsyaAllah Sah” terdapat Penanda, Mitos, Ideologi pada aktivitas amar makruf nahi mungkar yang diperankan oleh Pandji adalah pada tanda-tanda verbal maupun non verbal di dalam adegan yang tervisualisasi. Pemilihan penanda berfokus pada adegan amar makruf nahi mungkar. Melalui kajian semiotika, peneliti setidaknya menemukan yang signifikan terhadap tujuan penelitian yang dirangkum dalam tabel tabulasi Steve Campsall. Pertama adalah pada aspek mise en adegan, editing, shot types, camera angle, camera movement, lighting, dieges and sound, narrative, ikonografi, the star system dan realism. Narasi Pemaknaan di dalam film InsyaAllah Sah adalah melalui beberapa adegan tutur kata sopan dan santun, menyapa dengan nada rendah, menyampaikan amar makruf nahi mungkar dengan humor, teknik dakwah dalam film ini dapat diterima dan tidak terkesan menggurui, kostum yang dikenakan salah satunya batik merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni yang tinggi dan teknik, motif batik beragam. Kata Kunci: Semiotika, Amar Makruf Nahi Mungkar, Film InsyaAllah Sah
Description: x, 134 hal,; 29,5
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38267
ISSN: --
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File SizeFormat 
NUR AZHIMA,S. KOM - FDK.pdf4.88 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.