Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38261
Title: Evaluasi implementasi program pelatihan keterampilan menjahit bagi penyandang tunagrahita di yayasan asih budi Jakarta Timur
Other Titles: --
Authors: Yoga Febri Ramdani
Advisors: Ismet Firdaus
Keywords: Yayasan Asih Budi;penuturan ibu Ulfa
Issue Date: Dec-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Evaluasi Implementasi Program Pelatihan keterampilan Menjahit Bagi Penyandang Tunagrahita di Yayasan Asih Budi Jakarta Timur Yayasan Asih Budi Jakarta timur merupakan salah satu lembaga yang yang menangani penyandang tunagrahita, di Yayasan Asih Budi terdapat 4 program pelatihan keterampilan salah satunya program pelatihan di Yayasan Asih Budi adalah menjahit. Peserta dari keterampilan menjahit di Yayasan Asih Budi terdiri dari penyandang tunagrahita kategori ringan dan kategori sedang, dimana hasil kaya jahit yang dibuat oleh peserta pelatihan memiliki kualitas yang bagus dan sudah dipasarkan hingga keluar negeri. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelatihan keterampilan menjahit di Yayasan Asih Budi dilaksanakan dan mengevaluasi berdasarkan indikator-indikator evaluasi yang terdiri dari empat indikator yaitu indikator ketersediaan, indikator relevansi, indikator keterjangkauan, dan indikator efisiensi untuk mengukur apakah kegiatan pelatihan keterampilan menjahit telah berjalan baik atau belum. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini merupakan data dari wawancara, observasi dan studi dokumentasi yang diperoleh dari informan yang terdiri dari satu kepala pelatihan, dua instrukur pelatihan keterampilan menjahit dan dua peserta pelatihan tunagrahita kategori ringan dan dua tunagrahita kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan keterampilan menjahit di Yayasan Asih Budi Jakarta Timur ini berlangsung selama 3 tahun, dalam seminggu lima hari aktif. Adapun perbedaan kemampuan penyandang tunagrahita kategori ringan dan kategori sedang, untuk kategori ringan 8 bulan sudah dapat mengikuti pelatihan dengan baik, sedangkan untuk kategori sedang membutuhkan waktu yang lebih lama unutk dapat mengikuti pelatihan dengan baik. Berdasarkan hasil dari indikator evaluasi, dalam indikator keterjangkauan lokasi yayasan Asih Budi sudah terpenuhi karena akses lokasi yang mudah dijangkau, sedangkan dari indikator relevansi sudah memenuhi karena alat jahit yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan peserta, dari indikator efisiensi sudah terpenuhi karena tenaga instruktur sudah sesuai dengan keahliannya, dan untuk indikator ketersediaan dalam aspek sarana dan prasarana yayasan Asih Budi belum terpenuhi karena untuk alat seperti mesin jahit jumlahnya lebih sedikit dibanding jumlah peserta pelatihan, sedang dalam aspek kemitraan lembaga belum terpenuhi dan dalam aspek kehadiran insturkur dan peserta menurut data absensi dan penuturan ibu Ulfa selaku kepala pelatihan di Yayasan Asih Budi sudah cukup terpenuhi.
Description: ix, 86 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38261
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
YOGA FEBRI RAMDANI-FDK.pdf9.23 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.