Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38258
Title: Buku peran hormon sebagai regulator fungsi organ
Authors: Endah Wulandari
Rr Ayu Fitri Hapsari
Issue Date: 2013
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Series/Report no.: UIN Jakarta Press
Abstract: Kurikulum yang dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Dokter saat ini adalah kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang merupakan bagian dari kurikulum pendidikan dokter umum sesuai KURFAK 2005 dan Kompetensi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Pembelajaran dikemas dalam berbagai blok atau modul melalui sistem organ normal dan patologis meliputi Cell, Genetics, & Molecular Biology; Neuroendocrine & metabolism; Hematoimmune, Cardiorespiratory; Musculo, Sensory And Integument System; Gastrointestinal & Genitourinary Tract, Basics Of Clinical Medicine, Gastroiintestinal Tract, Metabolic Endocrine, Neuropsychiatry, Cardiovascular, Respiratory Tract, Body Fluid And Renal System, Growth & Development, Musculosceletal, Dermatology Venereology, Hematoimmune System dan Sensory System. Setiap modul meliputi materi kuliah, diskusi kasus, praktikum, ketrampilan klinik Dasar dan Mandiri. Berdasarkan kurikulum Nasional (KIPDI III) yang berbasis kompetensi, modul pendidikan kedokteran ini diarahkan untuk menguasai 7 area kompetensi. Tujuan area kompetensi Pendidikan Dokter yaitu sebagai dokter pelayanan primer yaitu (1) ketrampilan komunikasi efektif (2) ketrampilan klinik Dasar (3) ketrampilan menerapkan dasar-dasar ilmu biomedik, ilmu klinik, ilmu perilaku dan epidemiologi dalam praktek kedokteran keluarga (4) Ketrampilan pengelolaan masalah kesehatan pada individu, keluarga maupun masyarakat dengan cara komprehensif, holistik, berkesinambungan, terkoordinir dan bekerjasama dalam konteks pelayanan kesehatan primer (5) memanfaatkan dan menilai secara kritis teknologi informasi (6) mawas diri dan pengembangan diri dengan belajar sepanjang hayat (7) Etika, moral dan profesionalisme dalam praktek. Sesuai tercantum pada poin 3 area kompentensi di atas, penguasan ilmu biomedik penting dalam aplikasi klinik dan diagnosis penyakit. Hampir seluruh kasus klinik melibatkan peran hormon sebagai segulator. Hormon berperan di dalam semua modul dan disinggung disetiap fungsi organ, namun kuliah hormon hanya diberikan pada modul Neuroendocrine & metabolism saja. Melalui sistem pembelajaran berdasarkan KBK di atas, mahasiswa diharapkan mengembangkan sendiri dan mengaplikasikan sendiri peran hormon dalam sistem organ yang lain, sehingga perlu adanya buku ajar yang menjembatani sehingga peran hormon dalam regulator fungsi setiap organ dapat diketahui secara benar, terarah dan tepat. Begitu pula peran hormon dalam setiap sistem organ mengalami penyesuaian masuk melalui kompetensi yang dicapai setiap modul dan diharapkan pula dapat menyesuaikan perkembangan kurikulum serta ilmu Pendidikan Dokter dimasa yang akan datang. Atas dasar tersebut di atas, penulis membuat buku tentang “Peran Hormon Sebagai Regulator Fungsi Organ". Manfaat pembuatan buku ini adalah mahasiswa Kedokteran mendapatkan alternatif sumber ajar mengenai hormon mulai tingkat awal perkuliahan hingga selesai dan aplikasinya pada diagnosis klinik sebagai dokter yang penerapannya sepanjang hayat (live long learner). Buku ini pun dapat digunakan oleh mahasiswa Farmasi, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Keperawatan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38258
ISBN: 978-602-8033-73-8
Appears in Collections:Buku (Bab atau Keseluruhan)



Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.