Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38198
Title: Strategi Coping Santri Putri dalam Bimbingan Menghafal Al- Qur’an di Pondok Pesantren Nahdlatut Thalibin Tayu Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah
Other Titles: --
Authors: Muhammad Najmul Umam
Advisors: Nasichah
Keywords: Strategi Coping Santri Putri;Bimbingan Menghafal Al-Qur’an Santri
Issue Date: Oct-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Muhammad Najmul Umam. NIM 1110052000032, Strategi Coping Santri Putri dalam Bimbingan Menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nahdaltut Thalibin Tayu Kabupaten Pati, Dibawah Bimbingan Dra. Nasichah, MA. Menghafal merupakan suatu kegiatan yang mengikut sertakan aktivitas ingatan di dalamnya. Proses yang dijalani oleh seseorang untuk menjadi penghafal Al-Qur’an tidaklah mudah dan sangat panjang. Dikatakan tidak mudah karena harus menghafalkan isi Al-Qur’an dengan kuantitas yang sangat besar. Menghafal membutuhkan kedisiplinan tinggi mau tidak mau menuntut remaja penghafal Al- Qur’an untuk mampu melakukan managemen waktu. Oleh karena itu, penelitian ini ingin memperoleh gambaran mengenai dinamika santri dalam menghadapi tekanan psikologi yang dihadapi oleh penghafal Al-Qur’an remaja. Menghafal Al-Qur’an bukan pula semata-mata menghafal dengan mengandalkan kekuatan memori, akan tetapi termasuk serangkaian proses yang harus dijalani oleh penghafal Al-Qur’an setelah mampu menguasai hafalan secara kuantitas. Penghafal Al-Qur’an berkewajiban untuk menjaga hafalannya, memahami apa yang dipelajarinya dan bertanggung jawab untuk mengamalkannya. Oleh karena itu, proses menghafal dikatakan sebagai proses yang panjang karena tanggung jawab yang diemban oleh penghafal Al-Qur’an akan melekat pada dirinya hingga akhir hayat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang strategi coping santri dalam menghadapi tekanan psikologi santri mulai dari tekanan lingkungan, target hafalan serta benyaknya kegiatan yang harus dijalani oleh para santri penghafal Al-Qur’an. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan observasi yang diperoleh langsung dari sasaran penelitian berupa catatan, rekaman dan data-data dari sumber yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Nahdlatut Thalibin Tayu Kabupaten Pati. Dari hasil penelitian penulis dapat menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Nahdalatut Thalibin yang menerapkan menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya, setiap ayat bisa dibaca sepuluh kali, atau dua puluhkali, atau lebih sehingga proses ini membentuk pola dalam bayangannya dan membentuk gerak refleks pada lisanya. Strategi coping santri putri Pondok Pesantren Nahdlatut Thalibin Tayu, dalam menghadapi kesulitan untuk menghafal Al-Qur’an adalah dengan menumbuhkan kesadaran diri, memilih tempat yang kondusif untuk menghafal Al-Qur’an, sering membaca dan langsung menyetor hafalan kepada guru pembimbing, berusaha untuk menghadapi semua tantangan dalam menghafal dan istiqomah (konsisten) Kata kunci : Strategi Coping Santri Putri, Bimbingan Menghafal Al-Qur’an Santri
Description: v, 64 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/38198
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MUHAMMAD NAJMUL UMAM-FDK.pdf3.5 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.