Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/3795
Title: Pengaruh persepsi tentang keadilan organisasi terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Garuda Indonesia (Persero)
Authors: Marissa
Advisors: Miftahuddin
Hamdan Yusan
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Psikologi, 2011
Series/Report no.: 0111-05-8553;994 PSI p
Abstract: F. Komitmen karyawan merupakan faktor yang penting untuk dimiliki oleh perusahaan, karena ketika komitmen terhadap perusahaan sudah terbentuk maka karyawan akan memberikan kinerja yang optimal. Komitmen organisasi bisa terbentuk apabila setiap karyawan mempersepsikan positif terhadap keadilan yang diterimanya selama bekerja di perusahaan tersebut. Keadilan akan menimbulkan dampak terhadap sikap karyawan agar tetap mempertahankan keanggotaannya di perusahaan tersebut, sehingga membawa dampak yang positif terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah terdapat pengaruh yang signifikan persepsi tentang keadilan organisasi terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Garuda Indonesia (Persero) Cengkareng-Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dan Sampel penelitian berjumlah 100 orang yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala yang terdiri dari skala keadilan organisasi dan skala komitmen organisasi. Reliabilitas skala keadilan organisasi sebesar 0.909 dan reliabilitas skala komitmen organisasi didapat sebesar 0.873 Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi dengan program SPSS versi 12.0. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai Rsquare = 0.385. Ini berarti bahwa proporsi varian dari keadilan organisasi yang secara keseluruhan bisa diterapkan pada 4 aspek ialah sebesar 38.5% atau dengan kata lain, penyebab bervariasinya skor kompetensi keadilan organisasi yang ditentukan oleh 4 aspek (distributif, prosedural, interpersonal dan informasional) secara bersama-sama ialah sebesar 38,5%. Sedangkan sisanya sebesar 61,5% disebabkan oleh faktor-faktor lain. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis memberikan saran kepada pihak perusahaan agar mampu menerapkan segala kebijakkan atau keputusan yang sama pada setiap karyawan, tanpa memandang kedudukan maupun status karyawan.
Description: xiv,73 hal.; 28 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/3795
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
MARISSA-FPS.PDF3.15 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.