Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37912
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorMukhtar Ikhsanid
dc.contributor.advisorSri Dhuny Atas Asriid
dc.contributor.authorMahdiah Maimunahid
dc.date.accessioned2018-01-24T07:04:44Z-
dc.date.available2018-01-24T07:04:44Z-
dc.date.issued2015-10-13-
dc.identifier.otherRafli Harviando-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37912-
dc.descriptionLengkapid
dc.description.abstractTuberkulosis masih menjadi penyakit dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat salah satu unsur dari program DOTS yang dikeluarkan WHO. Unsur tersebut adalah pengawasan saat minum obat oleh pengawas menelan obat (PMO). Keberadaan PMO diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keteraturan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan keberadaan pengawas menelan obat (PMO) dengan keteraturan berobat pasien TB Paru kasus baru di Puskesmas Ciputat tahun 2015. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Selanjutnya dilakukan analisis dengan uji Chi Square dan uji Fisher sebagai uji alternatif. Hasil: Hasil dari uji fisher adalah p= 0,211 yang menunjukkan tidak adanya kemaknaan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara keberadaan PMO dan keteraturan berobat pasien TB paru kasus baru di Puskesmas Ciputat tahun 2015.id
dc.language.isoidid
dc.publisherUIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 2015id
dc.subjectTB paruid
dc.subjectpengawas menelan obatid
dc.subjectketeraturan berobatid
dc.titleHubungan keberadaan Pengawas Menelan Obat (PMO) dengan keteraturan berobat pasien TB paru kasus baru di Puskesmas Ciputat Tahun 2015id
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MAHDIAH MAIMUNAH-FKIK.pdf1.63 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.