Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37507
Title: Penerapan tajwid transliterasi al-qur’an (kajian komparatif transliterasi 6 mushaf al-qur’an dengan transliterasi al-qur’an Kemenag)
Authors: Marjan Chotib
Advisors: Eva Nugraha
Issue Date: 30-May-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ushuluddin, 2017
Abstract: Penelitian ini hadir karena: Mengingat begitu pentingnya tartil dan tajwid dalam membaca ayat al-Qur’an. Sejalan dengan firman Allah surat al-Muzammil ayat 4 “warattil al-Qur’an tartîlā”. Allah memerintahkan ummat Islam untuk membaca al-Qur’an dengan tartil sesuai kaidah tajwid. Yang menjadi problem adalah penulisan al-Qur’an menggunakan huruf Arab. Transliterasi Arab-Latin menjawab problem tersebut, dengan harapan, transliterasi Arab-Latin tersebut sekiranya dapat membantu dalam membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, khususnya bagi kalangan pemula. Sejalan dengan waktu, penerbit mushaf mencoba menyediakan konten lebih atau dengan mencetak secara khusus mushaf dengan transliterasi. Dalam rangka penyeragaman, Pemerintah hadir merumuskan pembakuan “Pedoman Transliterasi Arab-Latin” melalui Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, nomor 158 tahun 1987. Setelah adanya pembakuan pedoman transliterasi, lalu muncul pertanyaan, sudahkah pedoman transliterasi tersebut sesuai dengan kaidah tajwid? Bagaimana metode dan teknis penulisan ragam al-Qur’an transliterasi Indonesia? Inilah yang menjadi pertanyaan dalam penelitian ini. Hal ini penting untuk dikaji karena mushaf al-Qur’an transliterasi merupakan salah satu kajian ilmu al-Qur’an. Adanya fenomena keberagaman mushaf transliterasi menjadikan tema ini menarik untuk dikaji. Penulis mengambil enam sampel mushaf dari enam penerbit dan tahun berbeda sebagai data primer, yaitu: mushaf Al-Qur’an dalam huruf Arab dan Latin terbitan Bahrul ‘Ulum tahun 1972, mushaf Tarjamah Alfaz al-Qur’an ‘Inayah li Mustabdi’in terbitan Yayasan Pembinaan Masyarakat Islam “Al-Hikmah” Jakarta tahun 1993, mushaf Al-Qur’an dan Terjemahnya dengan Transliterasi terbitan Karya Toha Semarang tahun 1998, mushaf Al-Qur’an dan Terjemahnya Lengkap dengan Transliterasi Arab-Latin terbitan Wicaksana dan Dahara Pustakan Semarang tahun 2001, mushaf Al-Qur’an Transliterasi Terjemah Bahasa Indonesia dan Terjemah Bahasa Inggris terbitan PT Citra Kharisma Bunda Jakarta tahun 2010, dan mushaf Al-Qur’an Transliterasi Latin Terjemah Indonesia terbitan Suara Agung tahun 2014. Corak penelitian ini berupa kualitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data library research. Sedangkan metode yang digunakan penulis ialah metode komparatif, yaitu membandingkan pedoman yang digunakan masing-masing mushaf. Selain 6 mushaf yang menjadi kajian, penulis juga merujuk pada buku Pedoman Tajwid Transliterasi Al-Qur’an terbitan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, serta membandingkan kesesuaian pedoman yang digunakan masing-masing mushaf dengan buku Pedoman Tajwid Transliterasi Al-Qur’an. Kesimpulan skripsi ini, menunjukkan bahwa para penerbit mushaf transliterasi menyajikan transliterasi dengan metode dan teknis penulisan berbeda. Di dalam penulisannya, ada yang sudah sesuai dan ada yang belum sesuai dengan hukum dan kaidah tajwid transliterasi. Selanjutnya, kajian ini sama sekali tidak bermaksud menyatakan bahwa mushaf yang tidak merujuk pada buku Pedoman Tajwid Transliterasi Al-Qur’an adalah mushaf yang tidak sesuai kaidah tajwid. Melainkan ingin menunjukkan hasil observasi penulis bahwa meski terdapat kekurangan, Pedoman Tajwid Transliterasi Al-Qur’an adalah pedoman transliterasi Arab-Latin yang secara penulisannya lebih mendekati kaidah tajwid yang baik dan benar
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37507
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MARJAN CHOTIB-FU.pdf17.08 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.