Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37335
Title: Respon pengurus Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) terhadap kredibilitas program berita versi bahasa isyarat di TVRI dan Antv
Other Titles: --
Authors: Rusmaliah Hasanah
Advisors: Noor Bekti Negoro
Keywords: tuna rungu;bahasa isyarat
Issue Date: 6-Jul-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Indonesia (Gerkatin) Terhadap Kredibilitas Program Berita Versi Bahasa Isyarat di TVRI dan ANTV, dibawah bimbingan Noor Bekti Negoro, SE, STP, M.SI. Media massa sebagai penyalur informasi terus mengalami perkembangan dan menuntut manusia untuk mencari informasi yang memiliki kredibilitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan informasi. Namun, kemudahan dalam memenuhi kebutuhan informasi belum sepenuhnya dirasakan bagi penyandang tuna rungu yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran. Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan Andalas Televisi (ANTV) menanggapi hal ini dengan memberi fasilitas penggunaan bahasa isyarat di salah satu program berita mereka, yaitu Indonesia Malam dan Topik Pagi. Dalam memenuhi kebutuhan informasi yang kredibel untuk khalayak tuna rungu, peneliti melakukan penelitian tingkat respon kredibilitas pada masing-masing stasiun televisi melalui program berita Indonesia Malam di TVRI dan Topik Pagi di ANTV. Berdasarkan konteks di atas, timbul beberapa pertanyaan, yaitu: Bagaimana respon kredibilitas penyandang tuna rungu Perkumpulan Gerkatin terhadap program berita bahasa isyarat di TVRI dan ANTV? Apakah ada perbedaan respon kredibilitas yang signifikan terhadap menonton program berita bahasa isyarat di TVRI dan ANTV? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stimulus-Organism-Repons (SO- R) yang mengasumsikan bahwa media massa menjadi stimulus khalayak dari pesan yang disajikan, kemudian stimulus tersebut menghasilkan rangsangan berupa efek langsung dari pesan yang sudah diterima, akhirnya efek tersebut mempengaruhi khalayak. Efek langsung yang diterima disebut dengan respon kognitif, afektif dan konatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksploratif yang bertujuan untuk memberikan sedikit definisi atau penjelasan mengenai konsep kredibilitas terhadap program berita versi bahasa isyarat di TVRI dan ANTV. Sampel penelitian ini adalah pengurus organisasi Gerkatin dengan jumlah 20 orang dan dilakukan dengan purposive. Data hasil kuesioner kemudian diolah dengan statistik yaitu mencari mean, standar deviasi, dan compare means. Untuk mengidentifikasi respon khalayak tuna rungu penulis menggunakan konsep kredibilitas Flanangin dan Metzger (2000) yaitu sumber yang dapat dipercaya, keakuratan berita, kepercayaan terhadap media, pemberitaan yang seimbang dan kelengkapan fitur berita. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pada uji means diketahui kredibilitas yang meraih rangking pertama sampai rangking kelima ialah dimensi kredibilitas yang sama. Dengan urutan: believability, accuracy, trustworthiness, completeness, un-bias. Sedangkan untuk menjawab hipotesis ternyata tidak terdapat perbedaan respon kredibilitas yang signifikan antara Indonesia Malam dan Topik Pagi. Kata Kunci: Berita, Respon, Tuna rungu, Bahasa Isyarat, Kredibilitas
Description: ix, 100 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37335
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
RUSMALIAH HASANAH-FDK.pdf3.75 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.