Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37305
Title: Pengaruh pembimbingan agama dalam pembinaan mental bagi residen korban penyalahgunaan napza di Panti Sosial Pamardi Putra (PSPP) “Galih Pakuan” Bogor
Other Titles: --
Authors: AnnisaTrisnawati
Advisors: Sugiharto
Keywords: pembinaan mental;penyalahgunaan napza
Issue Date: 19-Apr-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Pembimbingan agama hakikatnya sama dengan kegiatan orang yang berdakwah, karena seorang pembimbing agama dapat mengajak dan selalu menganjurkan agar selalu berjalan dalam kebaikan, dengan fungsinya sebagai teladan, pembimbing, penolong, pengabdi dan memiliki sifat-sifat kepemimpinan yang baik.Menyadari banyaknya masalah yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan Napza maka diperlukan perhatian khusus untuk menanggulangi masalah tersebut, seperti diadakannya rehabilitasi untuk penggunaan Napza. Dalam rehabilitasi terdapat treatment yang dapat membantu dalam proses penyembuhan penyalahgunaan Napza. Teori yang di gunakan adalah teori pembimbingan agama yaitu upaya untukmengatasi dan memecahkan problem kehidupan klien dengan kemampuan yang ada pada dirinya sendiri. Dan teoripembinaan mental, yaitupaya untuk memperbaiki dan memperbaharui suatu tindakan atau tingkah laku seseorang melalui bimbingan mental atau jiwanya sehingga memiliki kepribadian yang sehat, akhlak yang terpuji dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupannya. Penilitianinidilakukan di Panti Sosial Parmadi Putra (PSPP) “Galih Pakuan” Bogor ini berlokasi di jalan H. Miing No. 71 Desa Putat Nutug Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lembaga rehabilitasi yang memberikan bimbingan, pelayanan, dan rehabilitasi sosial yang bersifat kuratif, rehabilitatif, promotif, dalam membentuk bimbingan pengetahuan dasar,pendidikan, fisik, mental, sosial, pelatihan keterampilan, resosialisasi serta bimbingan lanjut bagi eks korban Napza dan pengguna Psikotropika Sindroma ketergantungan agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, serta pengkajian dan penyiapan standar pelayanan dan rujukan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survey dan desain deskriptif.Instrumen penelitian yang diberikan kuesioner atau angket yang berisikan 30 butir pernyataan mengenai pengaruh pembimbingan agama dalam pembinaan mental bagi residen korban penyalahgunaan napza. Berdasarkan dengan uji analisis chi kuadrat (chi square) diperoleh hasil sebesar 60.000. Sementara nilai kae kuadrat tabel untuk derajat kebebasan (degree of freedom = df) = 1 dan tingkat keyakinan atau signifikasi 0,05 dari daftar nilai kae kuadrat sebesar 3,841. Pengaruh pembimbingan agama dalam pembinaan mental bagi residen korban penyalahgunaan Napza berada di kategori tinggi minat, karena residen berada dalam usia produktif dan berdampak positif bagi perkambangan residen karena dapat membangun kepercayaan diri dan skill untuk bekal hidupnya di dalam masyarakat. Ini di tunjukkan dengan perolehan presentase 63,3% dari total 119 responden. Kata Kunci : Pengaruh Pembimbingan Agama, Pembinaan Mental, Penyalahgunaan Napza
Description: ix, 69 hal. ; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37305
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ANNISA TRISNAWATI - FDK.pdf2.95 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.