Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37193
Title: Anjuran untuk menyegerakan nikah: tafsiran ulama nusantara atas surat Al-Nur ayat 32 dan Al-Talaq ayat 04
Authors: Nur Izzah Fakhriah
Advisors: Ahmad Rifqi Muchtar
Issue Date: 12-Oct-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ushuluddin, 2017
Abstract: Pernikahan adalah suatu aqad antara laki-laki dan perempuan untuk membentuk keluarga yang bahagia, mewujudkan rumah tangga yang selalu dihiasi mawaddah warahmah, serta melahirkan generasi-generasi yang shalih dan pintar. Untuk menuju tujuan seperti itu maka harus memenuhi secara norma agama, norma hukum dan norma sosial. Akan tetapi di dalam lingkungan masyarakat terdapat masalah akan berlangsungnya pernikahan salah satunya yaitu penundaan usia pernikahan dini yang mana pernikahan dini dampak dari dilakukannya seks bebas/zina. Bahwasaanya di dalam al-Qur’an menjelaskan untuk menyegerakan nikah bagi laki-laki dan perempuan yang belum memiliki pasangan karena khawatir akan berbuat zina. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian Tafsir Mawdhu’i dengan mengumpulkan ayat yang ada di dalam al-Qur’an yang memiliki tema yang serupa. Kemudian penulis menggunakan metode komperatif untuk mengkomprasikan beberapa pendapat ulama mufassir Nusantara mengenai anjuran untuk menyegerakan nikah yang mana akan berkaitannya dengan berlangsungnya pernikahan dini. Urgensi penelitian ini ialah diharapkan dapat memberikan pemahaman secara benar mengenai anjuran untuk menyegerakan nikah yang mana jika menunda usia pernikahan dini akan mengakibatkan seks bebas/zina. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan terhadap hasil dari sumber tafsir ulama nusantara yaitu Syeikh Nawawi Banten, Teungku Hasbi ash-Shiddieqy, Buya Hamka, dan M. Quraish Shihab. Maka dipahami sebagai bahwa kata Ayyim ditunjukkan untuk laki-laki dan perempuan yang belum memiliki pasangan agar meyegerakan nikah karena sah atau tidak nya pernikahan dapat dilihat atau diterima dengan cara memenuhi syarat-syarat dan rukun pernikahan. Karena tidak terdapat ayat di dalam al-Qur’ȃn yang membataskan usia dalam pernikahan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37193
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
NUR IZZAH FAKHRIAH-FU.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.