Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37192
Title: Pendapat ulama dan penerapan metode tekstual- kontekstual terhadap ilzaq
Authors: Ari Syaeful Bahri
Advisors: M.Isa HA Salam
Issue Date: 10-May-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ushuluddin, 2017
Abstract: Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji dan memahami kembali ilzāq, ilzāq sendiri merupakan istilah dari tata cara lama dalam meluruskan saf salat yang dikemukakan pertama kali pada zaman Sahabat. salah seorang ulama mengatakan bahwa ilzāq adalah sunah Nabi yang telah lama ditinggalakan dan bahkan diaggap mengingkari sifat ilahiyah bagi siapa saja yang tidak mau melakukanya. Ulama disini ialah al-Albāni yang berpendapat bahwa dasar melakukan ilzāq adalah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Sahabat Anas bin Mālik yang mana hadis serta penjelasan ilzāq itu sendiri terdapat dalam karyanya yang diberi judul Sisilat al-Aḥādīs Ṣaḥīḥat. Namun kejanggalan terjadi ketika saya mencoba memahami kembali hadis Anas bin Mālik tersebut serta menggali beberapa pernyataan ulama dan mendapati fakta bahwa teks ilzāq bukanlah sebuah hadis melainkan hanya perkataan Sahabat. Setelah diketahui fakta bahwa ilzāq bukanlah sebuah hadis melainkan hanya perkataan Sahabat, maka metodelogi penelitian dalam skripsi ini akan berfokus pada hadis yang melatar belakangi munculnya ilzāq dengan menggunakan metode tekstual-kontekstual yang dipinjam dari M. Syuhudi Ismail disusul dengan metode pengumpulan hadis yang setema milik Yusuf Qharḍawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tidak ada hadis yang Nabi Saw. yang menganjurkan untuk melakukan ilzāq serta membuktikan bahwa tidak semua perkataan atau qaul Sahabat bisa dijadikan dasar hukum dengan mengambil contoh kasus ilzāq
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37192
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ARI SYAEFUL BAHRI-FU.pdf5.4 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.