Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37191
Title: Studi kritik sanad dan matan hadis tentang ancaman Allah bagi penghina pemimpin
Authors: Sartika
Advisors: Atiyatul Ulya
Issue Date: 1-Nov-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ushuluddin, 2017
Abstract: Kajian hadis Nabi memiliki posisi yang sangat penting, karena hadis merupakan sumber kedua dalam hukum Islam. Kajian hadis tergolong dalam tiga bahasa. Pertama berkaitan dengan kajian musṯalâẖ al-ẖadîts, kedua berkaitan dengan kajian kritik sanad dan matan. Ketiga, berkaitan dengan pemahaman terhadap kandungan hadis. Pemahaman hadis yang sesuai dengan metode yang telah ditetapkan para ulama, akan memudahkan dalam pemahaman hadis yang tidak menyesatkan. Karena jika dalam keliru dalam memahami hadis akan berakibat fatal yaitu berdampak sesat dan menyesatkan. Begitu juga dalam memahami hadis tentang ancaman Allah bagi penghina pemimpin, harus sesuai tata cara dalam memahami hadis. bentuk hinaan yang dimaksud dalam hadis ini adalah menganggap remeh atau merendahkan terhadap segala urusan pemimpin yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, yang bertujuan untuk menimbulkan kemaksiatan. Proses pemahaman hadis bisa diawali dengan penelusuran hadis-hadis setema melalui metode penelusuran hadis atau lafaz hadis, yaitu melalui al-Mu’jam al-Mufahras li Alfâẕ al- Hadîts al-Nabawi dibantu dengan program al-Maktabah al-Syamilah yang dapat menghasilkan bahwa hadis tentang ancaman Allah bagi penghina pemimpin terdapat dalam kitab Sunan al- Timidzî, Musnad Ahmad bin Hanbal. Penelitian ini menggunakan gaya pustaka, dengan menggunakan metode takhrîj wa dirâsat al-asânîd, karena metode inilah yang paling tepat, setidak-tidaknya hingga saat ini untuk digunakan dalam mengkaji dan menghukumi tentang suatu hadis. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua macam, yaitu sumber data primer dan data sekunder. Karena penelitian ini menyangkut takhrîj al-ẖadîts maka kitab-kitab Tarâjum adalah menjadi sumber primer, penulis membatasi pada beberapa kitab diantaranya kitab Tahdzîb al-Kamâl fî Asmâ’ al-Rijâl karya Yûsuf bin al-Zakki Abdurrahman Abû al-Hajjâj al-Mizzî, Tahdzîb al- Tahdzîb dan Taqrîb al-Tahdzîb karya Ibn Hajar al-‘Asqalânî. Juga kitab-kitab yang membahas jarẖ dan ta’dil para perawi hadis, diantaranya karya Ibn Hajar al-‘Asqalânî. Sumber data dalam penelitian hadis ini adalah hadis yang terdapat dalam kitab Jâmi’ al- Tirmidzî atau lebih dikenal dengan Sunan al-Tirmidzî. Kemudian hadis tersebut dibatasi hanya pada kutub al-tis’ah saja. Kesimpulan penelitian terhadap hadis tersebut dinilai ẖasan ghârîb. Dari segi matannya hadis ini dinyatakan maqbûl, karena tidak bertentangan dengan dalil al- Qur’an juga tidak bertentangan dengan akal sehat serta terdapat hadis-hadis mendukung pemahaman terhadap hadis tersebut
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37191
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SARTIKA-FU.pdf6.96 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.