Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36750
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAde Rina Faridaid
dc.contributor.authorAhmad Algifariid
dc.date.issued2017-07-
dc.identifier.issn---
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36750-
dc.descriptionxii, 89 hal,; 29,5 cmid
dc.description.abstractSosok habib yang dikenal sangat religius serta bertalian langsung dengan Rasulullah SAW menjadikannya begitu diagungkan oleh para jamaah. Identitas tersebut menjadi pembeda antara masyarakat dengan habib itu sendiri, sehingga berhasil menarik simpati ribuan jamaahnya. Hal tersebut membuktikan bahwa konstruksi identitas secara budaya berhasil diterapkan habib kepada para jamaahya. Konstruksi identitas yang dilakukan oleh habib itulah yang kemudian coba dibekukan ke dalam media fotografi oleh fotografer harian lepas Tempo yaitu Dwianto Wibowo. Dengan tajuk Habitus Habib, Dwianto mencoba mengabadikan setiap momen pengagungan yang dilakukan jamaah kepada sosok habib itu sendiri. Berdasarkan latar belakang di atas untuk mengetahui bagaimana kontruksi identitas yang dilakukan habib kepada jamaahnya, maka munculah pertanyaan bagaimana makna denotasi, konotasi, serta mitos dalam foto Habitus Habib karya Dwianto Wibowo? Penelitian yang digunakan menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Foto yang dianalisis menggunakan metode penelitian semiotika Roland Barthes. Dengan metode Roland Barthes dalam menganalisis foto ditekankan pada makna yang terurai antara makna denotasi, konotasi dan mitos. Selanjutnya, penulis menambahkan dengan temuan-temuan makna yang mengarah kepada konstruksi identitas sosok habib. Setelah melakukan pengkajian makna dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, penulis menemukan bahwa adanya pengagungan yang dilakukan jamaah kepada sosok habib. Pengagungan itu sendiri terlihat dari jamaah yang begitu antusias dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dipimpin oleh sosok habib. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sosok habib berhasil melakukan konstruksi identitasnya secara budaya, yang mengakibatkan para jamaah mengagungkan sosok habib itu sendiri. Pengagungan tersebut didasarkan atas pertalian habib dengan Rosul, sehingga jamaah meyakini bahwa sosok habib sebagai sosok yang religius serta memiliki kesamaan prilaku dengan Rosulullah SAW. Hal tersebut membuktikan bahwa betapa fotografi memberikan informasi yang tidak hanya tersurat namun juga tersirat. Kata Kunci : Habib, Konstruksi Identitas, semiotika, fotografi jurnalistikid
dc.description.sponsorshipAde Rina Farida, M.Siid
dc.description.uri--id
dc.language.isoidid
dc.publisherUIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017id
dc.relation.ispartofseries--;---
dc.subjectHabib, Konstruksi Identitas, semiotika, fotografi jurnalistikid
dc.titleAnalisis Semiotika Terhadap Foto Habitus Habib Karya Dwianto Wibowo Pada Majalah Tempo Edisi 13-19 September 2010id
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
AHAMAD ALGIFARI-FDK.pdf1.69 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.