Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36710
Title: Gambaran Perilaku Hand Hygiene dan Determinannya pada Perawat di Ruang Rawat Inap Gedung X Rumah Sakit Y Jakarta Tahun 2017
Authors: Rahfita Ferdinah
Advisors: Iting Shofwati
Dela Aristi
Keywords: Infeksi Rumah Sakit;Kebersihan Tangan;Hand Hygiene;Perilaku
Issue Date: 1-Aug-2017
Publisher: FKIK UIN JAKARTA
Abstract: Hand hygiene atau kebersihan tangan merupakan salah satu hal penting dalam mencegah dan mengendalikan infeksi rumah sakit terutama bagi perawat yang bersentuhan secara langsung dengan pasien. Data kepatuhan perawat dalam penerapan hand hygiene yang didapatkan dari komite PPIRS Rumah Sakit Y Jakarta masih berada di bawah standar yang telah ditetapkan (≥ 85%) yaitu sebesar 83,4% tahun 2015 dan 82,4% pada periode Januari-Juli 2016 sehingga menyebabkan masih tingginya angka kejadian infeksi di Rumah Sakit Y pada tahun 2016 semester 1 yaitu sebesar 2,43% (VAP) dan 2,11% (IDO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku hand hygiene pada perawat dan determinannya, yaitu usia, tingkat pendidikan, masa kerja, pengetahuan, sikap, persepsi, pelatihan, fasilitas, serta pengawasan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan metode pengumpulan data melalui lembar kuesioner dan observasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 94 perawat dan dilakukan pada bulan Desember 2016-Februari 2017. Berdasarkan hasil penelitian, secara umum perilaku hand hygiene yang kurang yaitu sebesar 55,3%, sedangkan perilaku kurang pada hand hygiene dengan sabun dan air mengalir maupun dengan handrub berturut-turut yaitu sebesar 61,7% dan 57,4%. Hasil uji crosstab menunjukkan bahwa perilaku kurang sebagian besar dimiliki oleh perawat dengan usia dewasa awal, tingkat pendidikan menengah, masa kerja ≥ 2 tahun, pengetahuan kurang, yang menyatakan fasilitas tidak tersedia dan tidak adanya pengawasan. Perilaku kurang dalam penerapan hand hygiene dengan sabun dan air mengalir ditemukan pada perawat yang memiliki sikap negatif, sedangkan pada penerapan hand hygiene dengan handrub ditemukan pada perawat yang memiliki persepsi positif. Untuk meningkatkan perilaku baik dalam penerapan hand hygiene, rumah sakit perlu untuk menambah agenda diskusi kelompok mengenai hand hygiene pada kegiatan rapat yang dilakukan secara rutin dan berkala, membentuk petugas khusus pengawasan secara langsung dan role model yang berasal dari kepala perawat ruangan maupun perawat itu sendiri, termasuk memberikan sanksi yang tegas kepada perawat yang tidak menerapkan hand hygiene sesuai prosedur, serta menyebarkan leaflet atau poster terkait hand hygiene.
Description: lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36710
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File SizeFormat 
RAHFITA FERDINAH-FKIK.pdf1.53 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.