Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36414
Title: IKHTIAR DALAM PEMIKIRAN KALAM HAMKA: Analisa Ikhtiar sebagai Prinsip Pembangunan Harkat Hidup Manusia
Authors: Khumaidi
Advisors: Masri Mansoer
Issue Date: 25-Sep-2017
Abstract: Pemikiran kalam di nusantara nota bene berprinsip pada faham Asy’ariyah. Di faham Asy’ariyah, persoalan kebebasan manusia dalam berkehendak (free will), yang berhubungan dengan ikhtiar, dan kehendak mutlak Tuhan (predestination), yang disebut juga dengan takdir, seakan memiliki dimensi wewenang yang tidak selaras. Dimana ikhtiar tidak memiliki potensi yang siginifikan karena semua kehendak Tuhan. Ikhtiar manusia seolah memiliki potensi abu-abu. Hamka datang dengan paradigma pemikiran kalam yang agak berbeda, yakni membawa perbedaan pemikiran yang moderat. Sebagai ulama nusantara, Hamka menyuguhkan pandangan tentang ikhtiar yang memiliki potensi dapat merubah kehidupan manusia menjadi berharkat, baik di dunia maupun di akhirat, dengan tetap berpegang pada kekuatan takdir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Hamka tentang ikhtiar secara jelas. Diharapkan dengan terungkapnya pemikiran tentang ikhtiar Hamka itu dapat memunculkan karya ulama nusantara yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat dan bisa sebagai kontribusi ilmiah dalam khazanah keilmuan Islam. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan hermeneutik sebagai usaha interprestasi pokok pikiran atau ide tokoh, tanpa mengurangi keotentikan makna teks. Sebagai proses telaah digunakan pendekatan idealisasi untuk memadukan teks dengan realitas. Tesis ini menyimpulkan bahwa ikhtiar menurut Hamka adalah berusaha dan bekerja mencapai kemanusiaan dengan sepenuh daya upaya yang dilakukan sesuai tuntunan syariat dengan niat dan dilakukan dengan ikhlas. Namun ruang gerak ikhtiar manusia terbatasi oleh aturan hukum Tuhan yaitu takdir. Tetapi, Ikhtiar dan takdir itu seiring-sejalan. Seberapa besar ikhtiar manusia, disitu akan mendapatkan takdir sesuai yang diusahakan. Dengan demikian, ikhtiar dalam pemikiran kalam Hamka dapat menjadi prinsip pembangunan hidup manusia yang berharkat, baik manusia sebagai makhluk Tuhan, sebagai makhluk individu, maupun sebagai makhluk sosial
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36414
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File SizeFormat 
Khumaidi.pdf3.66 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.