Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36029
Title: Uji Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Isolat (AP21C) Kapang Endofit Akar Tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.)
Authors: Putri Agni Kreativita Ivada
Advisors: Puteri Amelia
Delina Hasan
Keywords: aktivitas antibakteri;aktivitas antioksidan;kapang endofit;kayu jawa (Lannea coromandelia (Houtt.) Merr);konsentrasi bunuh minimum;konsentrasi hambat minimum
Issue Date: 15-Aug-2017
Publisher: Jakarta : Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Uin Syarif Hidayatullah
Abstract: Salah satu tanaman sumber kekayaan alam di Indonesia adalah tanaman kayu jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr. Secara empiris tanaman kayu jawa digunakan dengan cara ditumbuk atau direbus untuk mengobati luka dalam dan luka luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan nilai KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum) serta untuk mengetahui potensi antioksidan dari ekstrak isolat (AP21C) kapang endofit akar tanaman kayu jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemurnian, karakterisasi, fermentasi, ekstraksi, uji aktivitas antibakteri dengan metode mikrodilusi, uji kualitatif dan kuantitatif antioksidan. Isolat (AP21C) kapang endofit akar tanaman kayu jawa diperoleh dari penelitian sebelumnya yaitu dari Zulfa (2016). Isolat (AP21C) kapang endofit murni difermentasi dengan metode statis selama 21 hari pada suhu ruang. Hasil fermentasi diekstraksi sehingga diperoleh dua fraksi ekstrak (fraksi etil asetat dan n-heksan). Ekstrak fraksi etil asetat diuji aktivitas antibakterinya dengan metode mikrodilusi untuk mengetahui nilai KHM dan dengan metode gores untuk mengetahui nilai KBM dari ekstrak tersebut. Hasil uji aktivitas antibakteri dengan metode mikrodilusi menunjukkan bahwa nilai KHM dari ekstrak fraksi etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan bakteri Salmonella typhi ATCC 14028 adalah 1000 μg/ mL, berdasarkan nilai KHM tersebut, ekstrak fraksi etil asetat dikategorikan memiliki aktivitas antibakteri yang lemah. Hasil uji aktivitas antibakteri dengan metode gores (streak) menunjukkan bahwa nilai KBM dari ekstrak fraksi etil asetat terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Salmonella typhi ATCC 14028 adalah >1000 μg/ mL. Pengujian antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak fraksi etil asetat isolat (AP21C) kapang endofit akar kayu jawa memiliki aktivitas antioksidan sedang (IC50 : 145,9 ppm; AAI : 0,671). Hasil skrining fitokimia dengan menggunakan kromatografi lapis tipis memperkirakan bahwa golongan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri dan antioksidan dari ekstrak fraksi etil asetat isolat (AP21C) kapang endofit akar tanaman kayu jawa adalah flavonoid, saponin, alkaloid, dan steroid.
Description: lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/36029
Appears in Collections:Skripsi
Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
PUTRI AGNI KREATIVITA IVADA - FKIK.pdf14.26 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.