Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35846
Title: Analisis Pelaksanaan Praktikum Laboratorium Terintegrasi Berbagai Bidang Ilmu Pendidikan Dokter
Authors: Devy Ariany
Endah Wulandari
Ratna Pelawati
Keywords: praktikum, integrasi, pendidikan dokter
Issue Date: 8-Aug-2014
Publisher: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara: Fakultas Kedokteran
Abstract: Latar Belakang: Praktikum merupakan salah satu metode pembelajaran dalam kurikulum pendidikan dokter. Penanganan yang tepat perlu dilakukan agar praktikum dapat berjalan lancer dan optimal. Penanganan tersebut meliputi area akademik dan area atmosfir akademik. Pada area akademik, landasan penyusunan pelaksaan praktikum harus terintegrasi dengan kurikulum dan metode pembelajaran lainnya seperti diskusi dan kuliah. Kondisi tersebut harus didukung oleh area atmosfir akademik yang kondusif. Konsep kualifikasi pelaksanaan praktikum yang terintegrasi dibutuhkan guna meningkatkan kualitas lulusan penddikan dokter. Di mana mahasiswa menjadi isu sentral dan tumpuan utama dalam penguasaan materi yang berkaitan kasus klinis. Tujuan: Penelitian ini ingin mengetahui tingkat efektivitas pelaksanaan praktikum laboratorium terintegrasi berbagai bidang ilmu di pendidikan dokter, mahasiswa pendidikan dokter memperoleh basic medical sceinces, salah satunya melalui pelaksanaan praktikum terintegrasi yang mendukung dalam proses pemecahan kasus klinis. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui tingkat kedisiplinan mahasiswa melalui konsep 5R (rajin, Rawat, Resik, Rapid an Ringkas) guna mengembangkan inisiatif dan berpikir kritis terhadap lingkungan. Metode: penelitian dilakukan pada mahasiswa pendidikan dokter di FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa semester 4 di Modul Kulit dan Jaringan Tubuh dan mahasiswa semester 6 di Modul Reproduksi. Inovasi dilakukan baik di bidang akademik maupun atmosfir akademik. Di bidang akademik, pemetaan materi praktium pada semua modul disesuaikan dengan kurikulum PSPD 2012, menyesuaikan dengan pemicu yang ada di modul, menyusun buku panduan praktikum dan membuat blueprint naskah ujian praktikum integrasi berbagai bidang ilmu di pendidikan dokter. Sedangkan di bidang atmosfir akademik, memperkenalkan konsep 5R. Hasil: Mahasiswa yang menyatakan setuju dengan adanya konsep integrasi antara materi praktikum dangan pemicu diskusi kasus pada modul Kulit dan Jaringan Penunjang sebesar 87,83% dan di modul reproduksi 86%. Mahasiswa yang menyatakan adanyan kesesuaian antara bentuk evaluasi formatif selama proses praktikum dengan materi yang diberikan pada modul Kulit dan Jaringan Penunjang sebesar 91,67% dan pada modul Reproduksi sebesar 91,33%. Peningkatan nilai ujian praktikum terintegrasi berbagai bidang ilmu di pendidikan dokter sebesar 6,25% di modul Kulit dan Jaringan Penunjang serta 1,43% di modul Reproduksi. Mahasiswa yang menyatakan pentingnya penerapan konsep 5R dilaboratorium sebesar 86% di Kulit dan Jaringan Penunjang dan 92,5% di modul Reproduksi. Kesimpulan: Pelaksanaan praktikum terintegrasi dengan pemicu diskusi kasus dan integrasi dengan berbagai bidang ilmu kedokteran meningkatkan pemahaman materi modul. Mekanisme 5R yang diterapkan dalam laboratorium melatih kedisiplinan mahasiswa.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35846
Appears in Collections:Prosiding Workshop/Lokakarya/Seminar



Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.