Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35792
Title: Bumi Manusia dalam al-Qur'an
Authors: Abd Moqsith
Keywords: Research Subject Categories::HUMANITIES and RELIGION
Issue Date: 2012
Publisher: LSAF (Lembaga Studi Agama dan Filsafat) Jakarta & ICMI
Series/Report no.: Jurnal ULUMUL QUR'AN 01/XXI/2012;
Abstract: Masyarakat semenanjung jazirah Arab sebelum al-Qur’an diturunkan terkonsentrasi ke dalam dua ruang, kota dan desa. Mereka yang tinggal di kota disebut Arab (al-‘arab), sedangkan yang tinggal di desa disebut A’rab (al-A’rab). Berbeda dengan masyarakat desa yang hidup di tenda-tenda dan berpindah-pindah tempat tinggal, masyarakat kota cenderung menetap dan memiliki tempat tinggal sendiri. Kehidupan masyarakat desa amat tergantung kepada alam; mereka mendekati mata air untuk minum dan padang rumput untuk makanan binatang gembalaannya. Dari binatang itu, mereka memerah susu, memakan daging, dan memanfaatkan bulu-bulunya. Jika alam di sekitaran tak lagi memberikan cukup makanan, mereka akan pindah ke daerah lain dengan suasana alam yang masih perawan dan subur. Itulah yang menjadi lokus turunnya al-Qur'an. Selama 23 tahun, al-Qur'an menemani dan membimbing Nabi dan penduduk Jazirah Arabia.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35792
ISSN: 2252-5696
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BUMI MANUSIA DALAM AL-QURAN.pdf486.11 kBAdobe PDFView/Open


This item is licensed under a Creative Commons License Creative Commons