Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35790
Title: Tafsir Atas Poligami dalam al-Quran
Authors: Abd Moqsith
Keywords: HUMANITIES AND RELIGION
Issue Date: Jun-2015
Publisher: STAIN Pamekasan
Series/Report no.: Jurnal KARSA Vol. 23 No. 1 Juni 2015;
Abstract: Poligami tak pernah usai diperdebatkan. Ia bisa dilihat dari berbagai perspektif, mulai dari perspektif sosial budaya hingga dari perspektif teologi-tafsir. Artikel ini fokus pada bagaimana ulama, dari dulu hingga sekarang, memperbincangkan soal poligami. Bagaimana tafsir mereka terhadap QS, al-Nisa [4]: ayat yang secara tekstual menyebut soal poligami. Menarik, setelah ditelusuri, ternyata tidak ada pandangan tunggal tentang kebolehan poligam dalam konteks sekarang. Ada yang pro tanpa syarat, bahkan boleh bagi seorang suami untuk berpoligami hingga dengan sembilan istri secara sekaligus seperti yang dilakukan Nabi Muhammas Saw. Ada yang setuju poligami dengan persyaratan yang ketat. Dikatakan, tidak setiap orang boleh berpoligami. Hanya dalam kondisi daruratlah poligami bisa ditoleransi. Artinya dalam suasana normal, poligami tidak bisa dilakukan. Pertanyaannya, siapa yang punya otoritas menentukan kondisi darurat itu? Di sinilah titik massalahnya. Karena kondisi darurat itu bisa bias dan subyektif, maka muncul kelompok berikutnya yang kontra poligami. Bagi kelompok terakhir ini, zaman Nabi memang zaman poligami, tapi zaman sekarang seharusnya adalah zaman monogami. Menurut kelompok ini, yang dituju dari pembatasan poligami oleh al-Quran adalah monogami.
metadata.dc.description.uri: http://ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/karsa/article/view/613
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35790
ISSN: 2442-3289
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
TAFSIR ATAS POLIGAMI DALAM AL-QUR’AN.pdf426.42 kBAdobe PDFView/Open


This item is licensed under a Creative Commons License Creative Commons