Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35636
Title: Zikir sebagai penenang hati menurut pandangan ibn qayyim al-jauziyyah dan al-ghazālī
Authors: Tuti Maesaroh
Advisors: Wiwi Siti Sajaroh
Keywords: DOA, ZIKIR
Issue Date: 21-Jun-2017
Publisher: Jakarta : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Syarif Hidayatullah
Abstract: Skripsi dengan judul “Zikir Sebagai Penenang Hati Menurut Pandangan Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al-Ghazālī” ini ditulis oleh Tuti Maesaroh, NIM. 1110033100052, Fakultas Ushuluddin Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, UIN Jakarta yang dibimbing oleh Dr. Wiwi Siti Sajaroh, MA Penulisan ini dilatar belakangi oleh munculnya individualistis egoistis, dan materialistis mendatangkan dampak berupa kegelisan, kecemasan, stress, dan depresi. Melihat kenyataan seperti itu yang mencapai puncak kenikmatan materi justru berbalik dari apa yang diharapkan, yakni mereka dihadapi rasa cemas. Beragam permasalahan tersebut sering berakibat buruk pada kesehatan mental individu yang akan berujung pada adanya gangguan mental atau jiwa serta hatinya tidak tenang dan zikir merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al-Ghazālī merupakan kedua tokoh dari sekian tokoh ulama yang banyak menulis karangan kitab. Salah satu kajian kedua tokoh tersebut diantaranya membahas zikir. Zikir adalah mengingat Allah Swt didalam hati dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, mensucikan hati dan mengagungkan Allah Swt. Dzikrullah atau mengingat Allah Swt adalah amalan yang paling mulia melalui pergerakan lidah, kesadaran akal budi dan keinsyafan hati dan jiwa. Dengan mengingat Allah Swt manusia akan merasa tenang hati dan jiwa manusia, karena dia menyadari bahwa berada dalam lindungan Allah Swt. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di dasarkan pada Riset Pustaka (Library Research) yakni proses pengidentifikasian secara sistematis penemuan-penemuan dan analisa dokumen-dokumen yang memuat informasi berkaitan dengan masalah penelitian. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif yaitu sebuah analisa dengan menceritakan secara mendalam tentang zikir sebagai Penenang hati dalam Pandangan Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al- Ghazali serta perbandingan pendapat pada keduanya. Hasil dari penelitian menunjukan: pertama, Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al-Ghazālī sama-sama mengartikan Zikir merupakan suatu ibadah hati yang dilakukan dengan mengingat Allah Swt dan menyebutkannya di dalam hati yang diucapkan oleh lisan. Kedua, Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al- Ghazālī sama-sama membagi zikir sesuai dengan tingkatan zikirnya. Ketiga, Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan al-Ghazālī sama-sama menyebutkan di dalam kitabnya untuk berzikir sebanyak banyaknya, dan untuk berzikir di setiap saat.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35636
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
TUTI MAESAROH-FU.pdf5.84 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.