Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35345
Title: Fakta Sosial pada Tradisi Tahlilan dalam Masyarakat Islam Jawa di Kelurahan Gedong Kecamatan Pasar Rebo Kota Jakarta Timur
Other Titles: Fakta Sosial Durkheim pada Tradisi Tahlilan dalam Masyarakat Islam Jawa di Kota
Authors: Dinar Risprabowo
Advisors: Drs. Syaripulloh, M.Si
Dra. Zaharah, M.Ed
Keywords: Fakta Sosial Durkheim;Tahlilan;Masyarakat Islam Jawa
Issue Date: 26-Jul-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Abstract: Dinar Risprabowo (NIM: 111001500046) Fakta Sosial pada Tradisi Tahlilan dalam Masyarakat Islam Jawa di Kelurahan Gedong Kecamatan Pasar Rebo Kota Jakarta Timur. Skripsi, Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2016. Tradisi tahlilan merupakan tradisi masyarakat Islam Jawa yang sampai saat ini masih bertahan bahkan di wilayah perkotaan. Penulis melakukan penelitian terkait perkembangan tradisi tersebut di Kelurahan Gedong, Jakarta Timur. Senada dengan pemikiran sosiolog Emile Durkheim tentang fakta sosial, tradisi tahlilan mengarahkan keseimbangan pada masarakat Gedong tersebut. Akhirnya peneliti pun menyingkap berbagai fakta setelah melakukan tinjauan dengan perspektif Durkheim. Metode yang digunakan dalam peneltian adalah deskriptif kualitatif dengan realitas sosial tradisi tahlilan di kelurahan Gedong sebagai objek serta masyarakat Islam Jawa sebagai subjeknya. Prosedur pengumpulan data yang digunakan ialah dokumenter, observasi, dan wawancara. Selanjutnya pada tahap pengolahan data penulis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan data mengenai kondisi Kelurahan Gedong dan data penduduk. Selanjutnya, hasil pengamatan untuk memvalidasi beberapa data penduduk, kondisi sosial budaya, dan mengikuti langsung kegiatan tahlilan. Dari validasi data tersebut dengan ditambah wawancara ditemukan proses dan pelaksaan tradisi tahlilan. Terakhir, proses triangulasi untuk menggabungkan keseluruhan hasil temuan untuk menemukan kesamaannya. Tradisi tahlilan merupakan ritual dalam lingkup kecil masyarakat dengan melantunkan bacaan khusus tahlil yang dimaksudkan untuk mengirimkan doa bagi orang yang telah meninggal serta menenangkan keluarga yang ditinggalkan. Siklus ritual ini merupakan tradisi slametan masyarakat Jawa yang telah terasimilasi dengan nilai-nilai Islam. Sampai saat ini pandangan masyarakat terhadap tahlilan masih variatif. Dalam perspektif fakta sosial Emile Durkehim, pemahaman terhadap tradisi tahlilan oleh masyarakat Islam Jawa di Kelurahan Gedong telah menjadi anggapan. Anggapan ini menyebabakan sebuah konsekuensi lahirnya tindakan, yakni pelaksanaan tradisi tahlilan. Hal ini berawal dari proses sosialisasi individu yang terbentuk sebelumnya. Sehingga pemahaman terhadap pentingnya tradisi tahlilan tersebut tertanam seiring proses sosialisasi individu tersebut berjalan. Kata kunci: fakta sosial Durkheim, masyarakat Islam Jawa, tradisi tahlilan
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35345
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Dinar Risprabowo-FITK7.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.