Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35312
Title: Evaluasi hasil terapi okupasi bagi anak tunagrahita di Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Depok
Other Titles: --
Authors: Muhamad Hafiz Zuldi
Advisors: Ismet Firdaus
Keywords: terapi Okupasi;Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Depok.
Issue Date: Mar-2017
Publisher: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Series/Report no.: --;--
Abstract: Dalam perkembangannya, anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam berbagai aspek misalnya perkembangan personal, sosial kognitif, keterampilan berbahasa, motorik dan sensorik yang dapat diamati melalui ketidakmatangan perilaku sosialnya. Untuk membantu anak tunagrahita dalam melatih keterampilan motorik, personal dan perilaku sosial salah satunya melalui sebuah terapi yaitu terapi okupasi. Terapi okupasi yang dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Depok untuk membantu dalam meningkatkan keterampilan motorik anak terutama anak tunagrahita dalam bentuk kegiatan sehari-hari dan pemanfaatan waktu luang. Dengan adanya terapi okupasi ini anak tunagrahita diharapkan dapat mengalami perubahan pada perkembangannya. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil dari terapi okupasi bagi anak tunagrahita di YPLB Nusantara Depok. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini merupakan kumpulan data dari wawancara dan observasi yang diperoleh dari informan; satu orang ketua yayasan, dua orang pengasuh, satu terapis, dua orang siswa tunagrahita berasrama dan satu orang siswa tunagrahita non-asrama serta tiga orangtua dari siswa tunagrahita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori evaluasi hasil dari Isbandi Rukminto yang digunakan untuk menganalisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dari terapi okupasi yang diberikan kepada anak tunagrahita di YPLB Nusantara Depok lebih terlihat hasilnya pada siswa yang berasrama yaitu dengan adanya perubahan pada aspek bina diri dimana siswa yang berasrama sudah dapat mandiri dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari dan dalam pemanfaatan waktu luang siswa yang berasrama dapat mengembangkan minat dan bakatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Perubahan tersebut dapat dilihat dalam kurun waktu 2 tahun. Sedangkan pada siswa nonasrama masih belum banyak menunjukkan perubahan dikarenakan kurang konsistennya orang tua dalam menerapkan bina diri dan pemanfaatan waktu luang anak ketika di rumah. Kata Kunci : Terapi Okupasi, Anak Tunagrahita, Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara Depok.
Description: vii, 80 hal, 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35312
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MUHAMAD HAFIZ ZULDI-FDK.pdf3.32 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.