Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35305
Title: Permasalahan psikososial keluarga dengan anak tunagrahita di SLBN 02 Jakarta Selatan
Other Titles: --
Authors: Asnawari
Advisors: Siti Napsiyah Ariefuzzaman
Keywords: permasalahan psikososial;keluarga;anak tunagrahita
Issue Date: Nov-2017
Publisher: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Series/Report no.: --;--
Abstract: Anak penyandang keterbelakangan mental atau tunagrahita adalah anak yang mempunyai IQ (Intelligence Quotient) kurang dari angka rata-rata anak normal. Pada umumnya penyandang tunagrahita seringkali dianggap sosok yang tidak berdaya, sehingga perlu dibantu dan dikasihani. Anak tunagrahita bukanlah aib bagi keluarga dan bukan berarti tidak dapat berprestasi. Penyandang tunagrahita sangat mungkin akan dihadapkan pada berbagai masalah terutama pada masalah kesejahteraannya. Dalam klasifikasi anak tunagrahita ringan dan sedang dapat berprestasi dan dapat pula dikatakan mampu mandiri sebaliknya anak tunagrahita tidak mampu mandiri adalah anak yang tidak dapat berprestasi bahkan tidak dapat mengurus dirinya sendiri, sehingga bergantung pada orang lain. Teori yang peneliti gunakan dalam menganalisa ialah teori perkembangan psikososial, permasalahan psikososial pada penelitian ini. Pola pengasuhan keluarga atau orang tua menentukan kualitas anak. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami permasalahan psikososial keluarga dengan anak tunagrahita yang bersekolah di SLBN 02 Pagi Jakarta. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif yaitu data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara mendalam, observasi, dan data studi dokumen. Teknik pemilihan informan dalam hal ini adalah purposive sampling dan snowball sampling. Dimana yang menjadi informan peneliti adalah wakil kepala sekolah, guru pembimbing dan orang tua anak tunagrahita tidak mampu mandiri sebagai informan berikutnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Psikososial, Tunagrahita, Keluarga, Pendidikan Anak Tunagrahita Dan Bina Diri Pada Anak Tunagrahita. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan beberapa pemasalahan psikososial yang dialami keluarga diantaranya: masalah psikososial anesitas, masalah ekonomi, masalah menarik diri, pola atau gaya pengasuhan yang diberikan oleh para orang tua anak tunagrahita tidak mampu mandiri ialah dengan gaya pengasuhan yang bersifat permisif dimana orang tua memanjakan anaknya tidak mendorong anak untuk mandiri. Peran SLBN 02 Pagi Jakarta Selatan dalam mengatasi anak tunagrahita yaitu dalam program bina diri bagi anak tunagrahita tidak mampu mandiri untuk dapat mencapai kemandirian. Sebagai upaya untuk mengembangkan potensi yang dimilki oleh anak tunagrahita tidak mampu mandiri bisa melalui pendidikan olahraga adaptif dan keterampilan kriya. Kata kunci :permasalahan psikososial, keluarga, anak tunagrahita
Description: x, 102 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35305
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ASNAWARI-FDK.pdf2.93 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.