Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35181
Title: Analisis framing pemberitaan revitalisasi kawasan Luar Batang pada media online
Other Titles: --
Authors: Isna Rifka Sri Rahayu
Advisors: Bintan Humeira
Keywords: revitalisasi Luar Batang;republika.co.id;framing;konstruksi sosial
Issue Date: Mar-2017
Publisher: Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi
Series/Report no.: --;--
Abstract: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi kawasan Pasar Ikan, Kampung Akuarium, dan Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara. Ketiga daerah ini menjadi sorotan publik karena kawasan tersebut terkenal dengan pemukiman kumuhnya. Banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat seputar revitalisasi ini, tentunya dipengaruhi oleh berita-berita yang muncul di media massa. Tak terkecuali media online yang memiliki keunggulan dalam kecepatan untuk mengupdate berita dibandingkan media konvensional. Dari penjabaran di atas, peneliti memiliki pertanyaan penelitian mengenai bagaimana perbandingan pembingkaian pemberitaan revitalisasi kawasan Luar Batang pada Republika.co.id dan Detik.com. Maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perbedaan antara Republika.co.id dan Detik.com dalam membingkai pemberitaan ini. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Menurut pandangan kosntruktivis, media bukanlah sekedar saluran yang bebas tetapi ia juga subjek yang mengkonstruksi realitas sesuai dengan pandangan, bias, dan pemihakannya. Data temuan dianalisis dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Teks berita dianalisis menggunakan model framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang memiliki empat struktur dalam menganalisis yaitu, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Konstruksi Sosial oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman yang berasumsi bahwa realita dibentuk dan dikonstruksi. Setiap orang bisa mempunyai konstruksi yang berbeda-beda atas suatu realitas. Hal ini juga terjadi pada para pekerja media yang memiliki pemikiran tersendiri dalam mengkonstruksi peristiwa dalam pemberitaannya. Seperti pada isi berita sebuah media, merupakan hasil pengamatan peristiwa yang dilakuan oleh para pekerja media. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan dalam konstruksi isu pada Republika.co.id dan Detik.com. Secara umum Republika.co.id menyetujui adanya revitalisasi jika memang tujuannya untuk kebaikan rakyat. Namun Republika.co.id menyayangkan sikap dan cara Pemprov DKI Jakarta yang arogan dalam menghadapi warga yang akan digusur. Lain dengan Detik.com yang berpandangan bahwa revitalisasi ini sangat baik dilakukan guna melestarikan bangunan bersejarah di kawasan tersebut. Detik.com berpendapat bahwa selama ini warga sekitar menjadi penyebab rusaknya bangunan bersejarah, sehingga wajar jika Pemprov DKI Jakarta menggusur perkampungan mereka. Pembingkaian yang dibentuk oleh Republika.co.id menempatkan dirinya sebagai media yang mengkritisi tujuan dan sikap Pemprov DKI Jakarta yang dinilai tidak pro rakyat. Republika.co.id berpendapat bahwa Pemprov DKI Jakarta memiliki agenda tersembunyi yang dianggap menguntungkan kelompok pemilik modal. Berbeda dengan Detik.com yang membingkai pemberitaan sebagai upaya pengawalan penataan kota yang memiliki dinamika tersendiri. Kata kunci: revitalisasi Luar Batang, Republika.co.id, Detik.com, framing, konstruksi sosial
Description: ix, 88 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35181
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ISNA RIFKA SRI RAHAYU-FDK.pdf2.4 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.