Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35121
Title: Evaluasi pengembangan program tahfizh di Institut Ilmu Al-Quran Jakarta
Authors: Rahmi Zaimsyah
Advisors: Abdul Majid Khon
Keywords: menghafal al-quran;tahfizh al-quran;pengembangan program
Issue Date: 13-Jul-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Abstract: Menghafal Al-Quran merupakan suatu kegiatan yang sangat sulit dilakukan oleh orang pada umumnya. Selain itu menghafal Al-Quran akan sulit dilakukan jika dibarengi dengan melakukan kegiatan lain. Di kampus Institut Ilmu Al-Quran seluruh mahasiswi diwajibkan untuk menghafal Al-Quran. Walaupun begitu IIQ juga mempunyai matakuliah yang kurikulumnya sama dengan perguruan tinggi Islam lainnya. Hal ini menjadi salah satu faktor sedikitnya mahasiswi yang mengamil program tahfizh 30 juz. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: 1). Evaluasi pengembangan program tahfizh di IIQ Jakarta yang mencakup pada pertama evaluasi konteks, kedua evaluasi masukan, ketiga evaluasi proses, dan keempat evaluasi produk dan hasil. 2). Melihat sejauh mana implikasi kebijakan lembaga terhadap hasil. 3). Efektifitas penerapan program pengembangan tahfizh Al-Quran di IIQ Jakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, karena peneliti ingin melihat prilaku dan kebijakan dalam program tahfizh di IIQ Jakarta. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan memfokuskan pada evaluasi pengembangan program, yaitu dengan meneliti fenomena yang terjadi secara alamiah sebagai sumber data langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi sebagai informasi pendukung. Sebagai informan dalam penelitan ini adalah ketua lembaga tahfizh sebagai key informan, staff lembaga, instruktur tahfizh, pengurus pesantren takhasus dan mahasiswi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif, terdiri dari reduksi data, display data dan verifikasi atau pengambilan kesimpulan. Ketiga kegiatan ini saling berkaitan antara satu sama lain. Dalam penelitian ini peneliti menemukan beberapa hasil penelitian yaitu Pertama evaluasi pengembangan program secara umum dalam kegiatan pembinaan tahfizh pembibitan dan pengkaderan sudah berjalan sebagaimana mestinya hanya saja perlu peningkatan dalam controlling. Kedua, Implikasi kebijakan lembaga terlihat pada hasil yaitu alumni lulusan IIQ terlihat sedikit sekali yang mengambil program tahfizh 30 juz, terlihat pada tahun 2012 program 5 juz 54 mahasiswi dan 30 juz 20 mahasiswi. Pada tahun 2014 program 5 juz 84 mahasiswi dan program 30 juz 16 mahasiswi, dan pada tahun 2015 program 5 juz 106 orang sedangkan program 30 juz 9 mahasiswi. Data ini menandakan bahwa kebijakan dari lembaga sangat mempengaruhi hasil, untuk itu kebijakan seharusnya diperbaharui melihat semakin meningkatnya mahasiswi yang mengambil program 5 juz dari tahun ke tahun, dan hal ini jauh dari tujuan didirikannya IIQ Jakarta. Ketiga efektifitas pelaksanaan program sudah berjalan secara normal dan yang baik, namun sebaiknya kerjasama semua pihak harus dilakukan yaitu pihak kampus dan pesantren takhassus agar meningkatkan out put yang baik pula. Untuk itu dalam hal ini lembaga tahfizh harus selalu melakukan evaluasi terhadap program tahfizh agar meningkat lebih baik.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35121
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File SizeFormat 
RAHMI ZAIMSYAH-FITK.pdf7.1 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.