Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35119
Title: Representation of masculinity in Twilight film
Authors: Pita Merdeka
Keywords: maskulinitas;representasi;konsep maskulinitas;tujuh area maskulinitas;twilight saga;masculinity;representation;masculinity concept;seven areas of masculinity
Issue Date: Feb-2013
Publisher: STKIP PGRI Jombang
Series/Report no.: Volume 8;No.1
Abstract: The article constitutes a study of masculinity representation in Twilight film. It is the first series of The Twilight Saga which consist of five romance fictional films. Here, the writer embraces Stuart Hall‟s representation to construct masculinity from the major character; Edward Cullen. The concept used is masculinity‟s concept from Janet Saltzman Chafetz who divides the concept into seven areas namely; physical appearance, functional, sexual aggressive, emotional, intellectual, interpersonal, and other personal characteristics. Those concepts used to slice the masculinity within Edward Cullen character. Afterwards, it has been recognized that Edward has a traditional masculinity whose having sixth of the seven areas of the masculinity‘s characteristic. He is brave, dominates, leads, unemotional, a little bit agressive, and shows the implied hegemonic masculinity side revealing within him. It can be recognized that there is a meaning of dominance and superiority of him toward Bella.
Description: Artikel ini merupakan studi representasi maskulinitas dalam film Twilight. Ini adalah seri pertama dari The Twilight Saga yang terdiri dari lima film fiksi bergende romansa. Di sini, penulis menggunakan representasi Stuart Hall untuk membangun maskulinitas dari karakter utama, Edward Cullen . Konsep yang digunakan adalah konsep maskulinitas itu dari Janet Saltzman Chafetz yang membagi konsep ke dalam tujuh bidang yaitu , penampilan fisik, agresif, emosional, intelektual, interpersonal, dan lainnya karakteristik pribadi fungsional seksual . Konsep-konsep yang digunakan untuk membedah maskulinitas dalam karajter Edward Cullen. Setelah itu , telah diakui bahwa Edward memiliki maskulinitas tradisional yang memiliki keenam dari tujuh bidang karakteristik maskulinitas itu . Dia berani, mendominasi, memimpin, tanpa emosi, sedikit agresif, dan menunjukkan sisi maskulinitas hegemonik yang tersirat dalam dirinya. Hal ini dapat diakui bahwa ada makna dominasi dan superioritas dia ke Bella.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35119
ISSN: 085487887
Appears in Collections:Post Print

Files in This Item:
File SizeFormat 
selection.pdf856.41 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.