Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35038
Title: Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) pada lembaga inkubator bisnis baznas
Other Titles: --
Authors: Nurul Rohmah
Advisors: Lili Bariadi
Keywords: pemberdayaan;UMKM
Issue Date: Apr-2017
Publisher: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Series/Report no.: --;--
Abstract: Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pelaku ekonomi yang mendominasi dalam dunia wirausaha, yang memiliki peranan penting dalam memajukan perekonomian suatu negara. Di negara berkembang seperti Indonesia UMKM menjadi berperan sangat penting, khususnya dari perspektif kesempatan kerja dan sumber pendapatan bagi kelompok miskin. Dalam proses bisnisnya, para pelaku usaha mikro keci dan menengah memiliki beberapa faktor penghambat seperti skill (keterampilan) dan link pasar serta khususnya adalah sulitnya mendapatkan akses modal. Dan jawaban akan faktor penghambat pada perkembangan proses bisnis usaha mikro kecil dan menengah yaitu dengan bergabung dalam lingkup Pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Inkubator Bisnis Baznas. Pemberdayaan yang sudah dilakukan Lembaga Inkubator Bisnis Baznas diantaranya yaitu pemberdayaan eceng gondok di desa Cililin-Cihampelas, Bandung. Dengan memanfaatkan tanaman eceng gondok menjadi sebuah anyaman dengan produk yang dhasilkan semakin berkembang. Ada pula pemberdayaan warung kelontongan atau yang biasa disebut Z-Mart oleh Baznas. Z-Mart ini di desain menjadi warung kelontongan yang menarik, karena melihat pasar yang didominasi oleh mini market, maka Lembaga Inkubator berinisiatif untuk merubah warung kelontongan tidak kalah menarik dengan mini market lainnya. Pemberdayaan yang terakhir adalah kopi sepeda keliling. Usaha nonformal ini diberdayakan dengan pemberian masing-masing kebutuhannya. Ketiga bidang usaha tersebut kini dapat menikmati pendapatan dari hasil penjualan yang semakin meningkat. Faktor yang menjadi pendukung keberhasilan usaha ini adalah kemauan yang kuat serta keterampilan dasar yang sudah dimiliki dalam berwirausaha, dan faktor penghambatnya adalah modal yang terbatas serta lingkup pemberdayaan yang letaknya lumayan jauh sehingga menyulitkan dalam melakukan Controlling. Metode Penelitian yang digunakan pada penyusunan skripsi ini, penulis menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Hasil dari penelitian ini, peneliti membuat kesimpulan yang diperoleh ialah salah satu lembaga yang menerapkan metode ini yatu Lembaga Inkubator Bisnis Baznas dengan sasaran utamanya adalah para pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Pemberdayaan yang dilakukan guna menambah penghasilan dengan memberikan modal dan meningkatkan keterampilan serta pemberian link pasar bagi para pelaku usaha. Kata Kunci : Pemberdayaan, UMKM
Description: iii, 81 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35038
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
NURUL ROHMAH-FDK.pdf2.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.