Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35020
Title: Evaluasi hasil program pemberdayaan masyarakat kelurahan (PPMK) pelatihan keterampilan tata rias pengantin (Studi kasus di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur)
Other Titles: --
Authors: Lilis Oktaviani
Advisors: Nurul Hidayati
Keywords: memberikan skill dasar, mayoritas responden
Issue Date: Feb-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) merupakan suatu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, dengan masyarakat yang berada di tingkat paling bawah, yaitu masyarakat kelurahan sebagai sasarannya. Salah satu kelurahan yang menjadi pelaksana PPMK adalah Kelurahan Cibubur. Program PPMK di Kelurahan Cibubur telah berjalan sejak tahun 2001. Dalam menjalankan kegiatannya sebagai program pemberdayaan masyarakat dimana melakukan pendampingan pada saat pelatihan terhadap masyarakat, agar program berjalan sesuai rencana, terstruktur dan menghasilkan pencapaian yang sesuai dengan rencana. Apakah program itu memberikan hasil serta pengaruh kepada para peserta pelatihan. Oleh karenanya, skripsi ini akan membahas mengenai bagaimana evaluasi hasil PPMK pelatihan tata rias pengantin, tetapi di sini penulis membatasi pada permasalahan evaluasi hasil atau produk dari pelatihan tersebut. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode tersebut digunakan untuk mengetahui data- data yang berkaitan dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) di kelurahan Cibubur Jakarta Timur. Model evaluasi yang penulis gunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Hasil yang ditemukan di lapangan dalam penelitian bahwa sasaran PPMK telah berjalan sesuai, tetapi hasilnya belum memberikan hasil maksimal bagi setiap peserta, karena kurang adanya pendampingan khusus setelah pelatihan. Hal ini menyebabkan peserta tidak mandiri dan berdaya karena tidak adanya arahan untuk keberlanjutan pelatihan. Namun, meskipun belum berhasil secara penuh, mayoritas responden atau peserta memberikan tanggapan positif terkait pelatihan ini, seperti memberikan skill dasar, membangun jiwa entreupreuner, dan menjadikan kaum perempuan lebih produktif dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Description: iv, 105 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/35020
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
LILIS OKVIYANI-FDK.pdf2.85 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.