Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34987
Title: Analisis Framing Pemberitaan Hukum Kebiri Pada Harian Umum Republika
Other Titles: --
Authors: Rahma Sari
Advisors: Bintan Humeira
Keywords: Frame, kekerasan
Issue Date: Mar-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Kasus kekerasan seksual muncul menjadi headline pada semua media nasional di bulan Mei. Hal itu dipicu maraknya kasus kekerasan seksual terhadap korban dibawah umur. Bermula dari kasus YY (14 tahun) yang diperkosa dan dibunuh oleh 14 pelaku di Bengkulu pada April lalu. Setelah itu, makin banyak korban kekerasan seksual yang mucul dipemberitaan. Dengan banyaknya kasus serupa, presiden menetapkan hukuman kebiri sebagai hukuman tambahan bagi pelaku kekerasan seksual. Pro kontra atas hukuman tersebut menjadi perbincangan hingga penandatanganan Perppu No.1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak pada tanggal 25 Mei 2016. Republika dalam hal ini paling banyak memberitakan kasus kekerasan seksual dengan frame hukum kebiri dibandingkan media lain, yaitu sebanyak 17 berita selama sebulan. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana bingkai pemberitaan tentang hukum kebiri pada Harian Republika dan bagaimana Harian Republika membangun frame tentang isu hukum kebiri. Peneliti menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas dan analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki untuk menganalisis data. Terdapat empat struktur dalam framing Pan dan Kosicki, yaitu struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Perangkat wacana ini menjadi alat bagi peneliti untuk memahami bagaimana media mengemas peristiwa dengan strategi pemakaian kata, kalimat, lead, hubungan antarklimat, foto, dan grafik. Dengan demikian dapat terlihat cara yang digunakan oleh media untuk menonjolkan pemaknaan dalam suatu peristiwa. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif ini dilakukan oleh peneliti dengan menganalisis data temuan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perubahan frame pada pemberitaan hukum kebiri di Harian Umum Republika. Dalam pemberitaan tanggal 21, 22, 24 Mei 2016 Republika tidak mendukung hukum kebiri, sedangkan tanggal 26, 27, 28 Mei 2016 Republika bersikap mendukung hukum kebiri. Perubahan ini terkait dengan penandatanganan Perppu No.1 Tahun 2016 tetang Perlindungan Anak. Republika menggunakan perspektif agama dan ekonomi sebelum penandatangan Perppu untuk mengkonstruk pembaca pada penolakan hukum kebiri sebagai hukuman bagi pelaku kekerasan seksual. Sedangkan setelah penandatangan Perppu Republika menggunakan perspektif kebijakan pemerintah untuk mengkontruk pembaca supaya menerima Perppu. Kata kuci : Frame, kekerasan seksual, hukum kebiri, Republika, Perppu, pro kontra
Description: ix, 137 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34987
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
RAHMA SARI-FDK.pdf12.02 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.