Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34799
Title: Dukungan sosial dan kemampuan penyesuaian diri remaja Suku Baduy Luar yang bersekolah di luar Baduy
Other Titles: --
Authors: Sofwatillah Amin
Advisors: Artiarini Puspita Arwan
Keywords: Dukungan Sosial;Penyesuaian Diri;Suku Baduy;Remaja
Issue Date: Mar-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Suku Baduy adalah salah satu suku di Indonesia yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Perkembangan dan kemajuan zaman tidak mempengaruhi gaya hidup Suku Baduy. Sebut saja dari cara mereka berpakaian. Di tengah-tengah maraknya pakaian modis dan stylish, Suku Baduy tetap dengan pakaian serba putih, bercelana pendek lengkap dengan ikat kepala putihnya. Itu bukti bahwa mereka sangat menjaga adat istiadat yang diwariskan secara turun temurun.Suku Baduy terbagi dalam dua wilayah, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Salah satu peraturan adat yang tidak boleh dilanggar adalah mengenyam pendidikan (sekolah). Remaja Suku Baduy khususnya baduy luar terpaksa sekolah secara diam-diam demi bersembunyi dari kepala adat atau yang disebut dengan Pu’un. Remaja dalam keadaan seperti ini membutuhkan dukungan-dukungan dari orang-orang terdekatnya yang disebut dengan dukungan sosial. Istiqomah Wibowo dkk dalam bukunya Psikologi Komunitas menyebutkan dimensi dalam dukungan sosial, yaitu Dukungan Emosional yang meliputi dukungan semangat, nasehat, penghargaan dan dukungan kepercayaan, Dukungan Informasional dan Dukungan Nyata yang meliputi pemberian bantuan finansial dan dukungan dari kelompok sosial. Pada umumnya dukungan orang tua, perhatian dan semangat sangat membantu individu dalam berkomunikasi dan mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya, begitu juga halnya dengan remaja Suku Baduy luar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Penentuan sumber data atau informan menggunakan metode Non-Probablity Sampling artinya tidak memberikan kesempatan yang sama pada setiap unsur untuk dipilih menjadi sampel, kemudian menggunakan teknik Purposive Sampling, yaitu informan atau sumber data ditentukan dengan kriteria yang dibuat oleh peneliti menyesuaikan pada tujuan penelitian atau tujuan tertentu. Adapun informan dalam penelitian ini adalah empat orang remaja Suku Baduy luar yang bersekolah di luar baduy Dari hasil observasi dan wawancara, dukungan sosial sangat mendukung kemampuan penyesuaian diri, artinya setiap dimensi dukungan sosial yang didapatkan memberikan dampak tersendiri. Dukungan Informasional membuat remaja Suku Baduy Luar mudah mendapatkan informasi tentang sekolah, Dukungan Emosional membuat mereka mampu mengendalikan emosi, begitu juga Dukungan Finansial yang mereka dapatkan membuat mereka lebih mudah menjalani keseharian di lingkungan sekolah. Kata Kunci : Dukungan Sosial, Penyesuaian Diri, Suku Baduy, Remaja.
Description: v, 100 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: -
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34799
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SOFWATILLAH AMIN-FDK.pdf10.54 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.