Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34783
Title: Relasi media dan politik : analisis wacana kritis seleksi anggota Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Dalam pemberitaan siasat politik stasiun televisi Majalah Tempo
Other Titles: --
Authors: Annisa Haismaida
Advisors: Rulli Nasrullah
Keywords: Anggota Komisioner, KPI, Pemilu 2014, Siasat Politik Stasiun Televisi
Issue Date: Apr-2017
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2017
Series/Report no.: --;--
Abstract: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merupakan lembaga penyiaran independen pemerintah.KPI menjadi pemberitaan investigasi Majalah Tempo. Mengenai proses pemilihan anggota komisioner yang diketahui tidak transparan dan sesuai aturan. Adanya dugaan kuat campur tangan Partai politik terkait menjelang pemilihan umum 2014.Peneliti melihat dari pemberitaan tersebut adanya kenambungan kinerja KPI yang lemah menindak stasiun televisi nakal yang melakukan pencitraan politik sebelum masa kampanye.Majalah Tempo merupakan salah satu media yang mendalami isu ini ke dalam laporan investigasi. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, rumusan masalah skripsi ini adalah bagaimana memahami produksi teks serta praktik sosial budaya yang dihasilkan Majalah Tempo dalam pemberitaan?Bagaimana penggambaran media massa terhadap proses seleksi anggota komisoner kpi di Majalah Tempo? Metodologi yang digunakan oleh peneliti dalam skripsi ini adalah metode analisis wacana Norman Fairclough. Fairclough melakukan analisis berdasarkan tiga dimensi yaitu analisis teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Metode ini memfokuskan bagaimana alur Majalah Tempo memberitakan KPI kedalam laporan investigasi.Meteodologi penelitian dengan pendekatan kualitatif.Data yang digunakan oleh peneliti laporan investigasi Siasat Politik Stasiun Televisi yang terdapat dalam Majalah Tempo edisi 20-27 Januari 2014. Peneliti menggunakan Ekonomi PolitikVincent Mosco dengan kosep spasialisasi, komodifikasi dan strukturisasi (Vincent Mosco, 1996;138). Hal tersebut agar mengetahui ideologi yang digunakan Majalah Tempo dalam memberitakan proses seleksi anggota komisioner Komisi Penyiaran Indonesia. Dapat disimpulkan, Majalah Tempo menekankan terhadap proses seleksi anggota komisioner KPI yang berjalan tidak sesuai dengan aturannya dan dugaan campur tangan partai politik. Hal tersebut terjadi saat awal mulai memasuki pesta demokrasi pemilu tahun 2014.Teori ekonomi politik yang dilakukan Majalah Tempo menampilkan mengenai para konglomerat media yang terjun didunia politik sebagai pemicu menarik pembaca. Akan tetapi pemberitaan tersebut sepenuhnya memberitakan mengenai proses pemilihan komioner KPI. Kata kunci, Anggota Komisioner,KPI. Pemilu 2014. Siasat Politik Stasiun Televisi
Description: xiii, 101 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34783
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ANNISA HAISMAIDA-FDK.pdf3.08 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.