Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34715
Title: Aktualisasi diri tokoh sasana dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari dan implikasinya pada pembelajaran sastra di SMA
Authors: Ema Fitriyani
Advisors: Rosida Erowati
Keywords: aktualisasi diri, novel pasung jiwa, Okky Madasari, teori kebutuhan bertingkat, Abraham Maslow.
Issue Date: 3-May-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Abstract: Pasung Jiwa merupakan novel yang mewakili perjuangan manusia mewujudkan mimpi dengan cara menggali potensi dalam diri agar mengaktualisasikan diri semaksimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses aktualisasi diri yang dilakukan tokoh utama Sasana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, dengan menggunakan pendekatan interdisipliner, yaitu psikologi sastra yang memfokuskan penelitiannya pada masalah tokoh Sasana dalam mengaktualisasikan dirinya dengan menggunakan teori Kebutuhan Bertingkat Abraham Maslow. Peneitian ini menemukan adanya sikap optimisme dalam diri Sasana yang berusaha keluar dari keterkungkungannya dan trauma masa lalu demi mengaktualisasikan dirinya menjadi seorang biduan. Keoptimisan dari tokoh utama Sasana bisa menjadi contoh yang baik bagi siapapun yang ingin berusaha keras mewujudkan cita. Penelitian ini juga menemukan bahwa perbedaan antar manusia seharusnya tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan, justru bisa memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengaktualisasikan diri. Dalam penelitian pada novel Pasung Jiwa, banyak nilai yang bisa diambil antara hubungan orangtua dan anak yaitu menuntut kesempuranaan pada anak-anak dengan memaksa anak mengikuti hobi orangtua bisa berimbas pada mental sang anak dan membatasi kreativitas mereka. Dalam dunia pendidikan, penelitian ini juga menunjukkan bahwa bullying atau merisak masih terjadi di sekolah, tempat yang seharusnya aman bagi para peserta didik menimba ilmu. Terakhir, pembahasan novel Pasung Jiwa dapat disampaikan dalam pembelajaran sastra di SMA, yakni sebagai materi analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia, sehingga bisa memenuhi kompetensi belajar peserta didik. Melalui kegiatan menganalisis novel bisa menambah pengetahun peserta didik, meningkatkan keterampilan berbahasa, dan memperluas wawasan kehidupan tentang perbedaan yang terjadi di masyarakat.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34715
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
EMA FITRIYANI-FITK.pdf2.11 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.