Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34695
Title: Peran Guru Menurut Perspektif Ki Hadjar Dewantara
Authors: Agus Setiawan
Advisors: Dr. Muhammad Dahlan, M.Hum
Keywords: Ki Hadjar Dewantara
Issue Date: 12-Apr-2017
Publisher: Perpustakaan Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahaman kepada para pendidik khusunya para guru bagaimana peran guru yang baik menurut Ki Hadjar Dewantara, dan untuk memberikan pemahaman kepada guru bagaimana perspektif Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah teknik content analysis (analisis isi). Teknik analisis isi (content analysis) dimaksudkan untuk membedah peran guru menurut perspektif Ki Hadjar Dewantara yang tertuang dalam pemikiran-pemikiran dan gagasangagasan beliau yang kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik yang baik adalah yang menjadi teladan bagi anak didiknya lalu dapat mengarahkan dan menuntun dengan benar tanpa adanya paksaan potensi yang dimiliki oleh peserta didik agar mereka menjadi manusia yang merdeka batinnya, pikirannya, serta tenaganya dan dengan pendidikan, mereka dapat menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama, sehingga bisa mengangkat derajat negaranya. Pandangan beliau tentang peran guru yang baik atau ideal tercermin dari semboyan-semboyan yang telah ia canangkan, misalnya ing ngarso sung tulodo (apabila di depan memberi contoh), ing madyo mangun karso (apabila di tengah memberi semangat), tut wuri handayani (apabila di belakang memberi dorongan). Terakhir adalah momong, among, ngemong yang memiliki arti supaya para guru dapat mendidik anak muridnya dengan cara mengasuh dan memberi nilai-nilai yang positif dalam kehidupan mereka. Bukan mengasuh dengan cara paksaan, melainkan dengan memperhatikan dan menuntun atau mengarahkan agar anak didik bebas untuk mengembangkan diri, supaya semua peserta didik dapat merdeka batinnya, pikirannya, juga tenaganya. Karena pendidikan bertujuan untuk memanusiakan (memerdekakan) manusia. Dan pendidikan yang diinginkan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara adalah pendidikan yang mencerminkan budaya bangsanya sendiri agar menjadi manusia yang mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34695
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Agus Setiawan-FITK2.04 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.