Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34670
Title: Konsep multiple intelligences dan aplikasinya dalam pembelajaran PAI SMP pada kurikulum 2013
Authors: Oneng Nurul Bariyah
Issue Date: 2014
Publisher: Universitas Muhamadiyah Jakarta
Abstract: Oneng Nurul Bariyah dan Siti Rohmah. Konsep Multiple Intelligences Dan Aplikasinya Dalam Pembelajaran PAI SMP Pada Kurikulum 2013. Latar masalah penelitian adalah bahwa proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam saat ini lebih cenderung mementingkan aspek-aspek akademik cenderung memberikan tekanan pada perkembangan intelegensi hanya terbatas pada aspek kognitif, sehingga manusia telah dipersempit menjadi sekedar memiliki kecerdasan kognitif atau yang sering disebut IQ. Padahal, menurut Howard Gardner “People are born with certain amount of intelligences” bahwa seorang anak yang lahir memiliki berbagai macam kecerdasan multiple intelligences (kecerdasan majemuk). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aplikasi konsep multiple intelligences dalam pembelajaran PAI di SMP pada Kurikulum 2013. Data penelitian bersumber dari data pustaka karena penelitian ini merupakan Penelitian Kepustakaan (Library Research). Sumber data yang digunakan ada dua macam yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah kurikulum 2013 mata pelajaran PAI tingkat SMP & buku tentang konsep Multiple Intelligences. Adapun Data sekunder adalah berupa buku yang berbicara mengenai kecerdasan yang pernah di tulis oleh para ahli, bisa berupa majalah, jurnal, makalah, internet dan sebagainya yang mempunyai relevansi dengan judul penelitian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk adalah sebgai berikut: Fase 1:Guru merencanakan suatu pendekatan pembelajaran berdasarkan kurikulum yang berlaku. Fase 2: Guru merencanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang ingin dicapai. Fase 3: Guru menentukan metode/teknik pembelajaran yang paling sesuai/cocok dengan kompetensi yang ingin dicapai. Kemudian Guru mengidentifikasi jenis kecerdasan yang paling dominan/efektif digunakan sesuai dengan teknik/metode yang digunakan. Fase 4: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan meminta siswa untuk ikut berperan aktif dan bekerjasama mengenali dan mengoptimalkan jenis-jenis kecerdasan yang ada pada diri mereka. Fase 5: Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang telah dibuat . Fase 6: Guru mengevaluasi hasil belajar siswa tentang materi yang telah dipelajari, berupa tes, baik tes lisan, tes tertulis ataupun presentasi. Fase 7: Guru mencari cara atau metode untuk menghargai prestasi siswa baik upaya maupun hasil belajar siswa (Memberikan Reward/Penghargaan). Fase 8: Guru memberikan informasi tentang materi pertemuan selanjutnya dan menugaskan siswa untuk menuliskan ide-ide baru/pertanyaan-pertanyaan baru dalam jurnal harian siswa.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34670
Appears in Collections:Laporan Penelitian

Files in This Item:
File SizeFormat 
ONENG NURUL BARIYAH.pdf1.22 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.