Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34623
Title: Indimaaj nizhaamay al-ma'had as-salagii wa al-'ashriy fi 'amaliyyah ta'limiyyah al-lughoh al-'arabiyyah (dirasah maydaniyyah fi ma'had qotrun nada al-islami bi depok)
Other Titles: Perpaduan sistem pesantren salafi modern dalam pembelajaran bahasa arab (studi lapangan di pondok pesantren Qotrun Nada Depok)
Authors: Zahrotussa'adah
Advisors: Syamsul Arifin
zainal muttaqin
Keywords: salafi modern
Issue Date: 11-Apr-2017
Publisher: FITK UINJKT
Abstract: Hal yang melatar belakangi penelitian ini adalah sebagai berikut: Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa bahwa Pondok Pesantren di Indonesia ini terbagi kepada dua bagian : Pesantren Salafi dan Pesantren Modern, kedua pesantren ini memiliki tujuan pembelajaran bahasa Arab yang berbeda-beda. Adapun pesantren salafi menganggap bahwa bahasa Arab itu adalah alat untuk memahami kitab-kitab tradisional yakni untuk mempelajari ilmu agama, sedangkan pesantren modern beranggapan bahwa bahasa Atab itu sebagai alat komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap sebuah pesantren yang memadukan dua system pesantren yakni salafi dan modern dalam pembelajaran bahasa Arab, dan juga untuk mengetahui prestasi siswa kelas III Madrasah Aliyah dalam pembelajran bahasa Arab. Penelitian ini di lakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif untuk 1) menjelaskan tujuan, materi pembelajran, metode yang digunakan, sarana prasarana yang menunjang, dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab. 2) menjelaskan hasil belajar bahasa Arab siswi kelas III Madrasah Aliyah. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa : 1) dalam memadukan dua system pesantren, pesantren ini melestarikan pembelajaran klasik seperti pembelajran kitab kuning dan memasukan system pesantren modern salah satunya lingkungan berbahsa sebagaimana yang sudah di terapkan oleh pesantren-pesantren modern yang lain. 2) hasil tes maharoh kalam siswi kelas III MA mencapai hasil “Baik” dengan nilai rata-rata 75,91. Dan hasil tes maharoh qirah siswi kelas III MA mencapai hasil “Baik” dengan nilai rata-rata 78,73. Dari hasil penelitian tersebut dapat peneliti simpulkan bahwa dasar tujuan dari perpaduan dua pesantren ini belum tercapai secara maksimal sehingga hasil tes siswi belum mencapai hasil derajat “sangat baik”
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34623
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ZAHRATUSSA'ADAH-FITK3.35 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.