Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34562
Title: Pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di MAN 3 Tangerang
Authors: Miftahun Najat
Advisors: Salman Tumanggor
Nurochim
Keywords: Kegiatan Ekstrakulikuler, Palang Merah Remaja (PMR), Pengelolaan
Issue Date: 14-Feb-2017
Publisher: FITK UINJKT
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler PMR di MAN 3 Tangerang, meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pengorganisasian, (3) Pelaksanaan, (4) Pengawasan, (5) Evaluasi serta (6) Faktor penghambat. Penelitian dilakukan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui analisis data berupa wawancara, observasi dan studi dokumen. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, koordinator ekstrakurikuler, pembina PMR dan peserta ekstrakurikuler PMR. Lokasi penelitian pada MAN 3 Tangerang Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Perencanaan berjalan belum efektif, yaitu dengan adanya perencanaan tujuan dan sasaran kegiatan PMR, perencanaan pembina, perencanaan waktu pelaksanaan, perencanaan sarana dan biaya kegiatan ekstrakurikuler PMR. (2) Pengorganisasian berjalan efektif, yaitu dengan adanya perincian kerja berdasarkan tanggungjawab masing-masing personil, adanya penyusunan pengurus terlihat dalam struktur kegiatan ekstrakurikuler PMR dan koordinasi dilakukan oleh pihak terkait mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, koordinator ekstrakurikuler dan pembina PMR. (3) Pelaksanaan berjalan belum efektif, yaitu dengan adanya rekrutmen peserta kegiatan dan pelaksanaan kegiatan PMR secara umum. Rekrutmen dilakukan diawal tahun ajaran dengan diberikan angket. Pelaksanaan kegiatan ekstrakrurikuler PMR sabtu sore dengan alokasi waktu dua jam efektif. Materi yang diberikan dalam kegiatan ekstrakurikuler PMR adalah terkait kepalangmerahan. Metode yang dilakukan oleh pembina PMR adalah dengan semenarik mungkin tidak hanya materi di kelas. (4) Pengawasan sudah berjalan cukup efektif, yaitu adanya pengawasan internal dilakukan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta pengawasan eksternal yang dilakukan oleh pembina PMR. (5) Evaluasi berjalan cukup efektif, karena sudah melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, koordinator ekstrakurikuler serta pembina. (6) Faktor penghambat, terletak pada siswa dan pembina PMR seringkali tidak hadir dalam kegiatan ekstrakurikuler PMR. Selanjutnya kendala lain dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler PMR terletak pada sarana dan prasarana yang belum memadai. Kurang optimalnya dukungan dari pihak sekolah terhadap pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler PMR memberikan efek kurang maksimalnya pembina PMR dan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler PMR.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34562
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MIFTAHUN NAJAT-FAH.pdf33.23 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.