Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34487
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSururinid
dc.date.accessioned2017-04-11T02:51:38Z-
dc.date.available2017-04-11T02:51:38Z-
dc.date.issued2017-04-11-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34487-
dc.description.abstractDalam al Qur'an, misalnya, terdapat ayat ayat yang menunjukkan keadaan jiwa orang orang yang beriman atau sebaliknya, orang orang kafir, sikap, tingkah laku, doa doa. Di samping itu juga terdapat ayat ayat yang berbicara tentang kesehatan mental, penyakit dan gangguan kejiwaan, serta kelainan sifat dan sikap yang terjadi karena kegoncangan kejiwaan sekaligus tentang perawatan jiwa, sehingga tidak berlebihan jika Yahya Jaya mengemukakan bahwa psikologi agama, dalam arti yang amat sederhana, telah ada jauh sebelum abad 20, yaitu sejak Nabi Adam, yang pernah merasa berdosa, yang menyebabkan jiwanya gelisah dan hatinya sedih. Untuk menghindari kesedihan dan kegelisahan tersebut, ia bertaubat kepada Allah dan taubatnya diterima, sehingga ia merasa lega kembaliid
dc.language.isoidid
dc.publisherUIN Jakarta Pressid
dc.subjectSejarah Pendidikan Psikologi Agamaid
dc.titleSejarah Pendidikan Psikologi Agamaid
dc.typeBookid
Appears in Collections:Buku

Files in This Item:
File SizeFormat 
sururin-fitk.pdf1.07 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.