Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34478
Title: Nilai-nilai Pendidikan dalam Proses Penetapan Hukum Riba di dalam al-Qur'an
Authors: Syifa Alawiyah
Advisors: Marhamah Saleh
Keywords: Nilai, Pendidikan, Nilai-nilai Pendidikan, Hukum, Riba
Issue Date: 23-Jan-2017
Publisher: FITK
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penetapan hukum riba dalam al-Qur’an serta menguraikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam proses penetapan hukum riba. Berdasarkan pendekatannya, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan berdasarkan tempatnya, jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Sumber primer yang digunakan adalah kitab-kitab tafsir mu’tabar seperti al-Jâmi’ li Ahkâm al-Qur’ân oleh Abu ‘Abdillâh Muẖammad bin Aẖmad al-Anşâri al-Qurţubi, Tafsîr Ibnu Kaśîr oleh Abû al-Fidâ’ Ismâ’îl Ibnu Kaśîr al-Qurâsyi, Tafsîr al-Marâġi oleh Aẖmad Musţafa al-Marâġi, dan Tafsir al-Mishbah oleh M. Quraish Shihab, serta didukung oleh buku-buku terkait uşûl al-fiqh, ‘ulûm al-qur’ân, fiqh mu’âmalah dan pendidikan. Adapun metode tafsir yang digunakan adalah metode tafsir mauđû’i, karena penulis perlu menghimpun ayat-ayat al-Qur’an yang menunjukkan proses pengharaman riba. Sedangkan dalam pembahasannya penulis menggunakan metode deskriptif analisis, yakni dengan cara mengumpulkan datadata yang diperlukan dan sesuai dengan masalah penelitian, kemudian mengkaji dan menganalisis, lalu menarik sebuah kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa dalam menetapkan hukum riba, Allah swt. menggunakan metode tadarruj fî at-tasyrî’ (proses bertahap dalam menetapkan hukum). Dimulai dari tahap pertama, Allah swt. menyatakan bahwa pengembangan ekonomi dengan cara riba tidak akan menghasilkan apa-apa, akan tetapi dengan berbuat zakat dapat membuat harta menjadi berlipat ganda. Kemudian tahap kedua, Allah swt. memberi tahu bahwa praktik riba dapat berdampak kepada dijatuhkannya suatu hukuman kepada pelakunya seperti yang terjadi pada orang-orang Yahudi. Tahap ketiga, Allah swt. mulai mengharamkan secara mutlak praktik riba yang berlipat ganda sebagaimana yang dipraktikkan oleh orang-orang jahiliah. Tahap terakhir, Allah swt. mengharamkan riba secara total dan memerintahkan manusia untuk meninggalkan segala bentuk riba. Adapun nilai-nilai pendidikan yang dapat diidentifikasi dari proses penetapan hukum riba adalah bahwa pendidikan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dimulai dari tahap bimbingan dengan memberikan pemahaman antara perbuatan yang baik dan yang buruk kepada peserta didik, kemudian memberi pemahaman dengan penyampaian cerita atau kisah agar bisa diresapi dan diambil hikmahnya oleh peserta didik, setelah itu pendidik memberikan ketegasan dengan memberikan perintah atau larangan, kemudian ditindaklanjuti dengan pendisiplinan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34478
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Syifa Alawiyah-fitk4.77 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.